kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.845   66,00   0,39%
  • IDX 8.104   -42,84   -0,53%
  • KOMPAS100 1.140   -5,81   -0,51%
  • LQ45 829   -3,44   -0,41%
  • ISSI 285   -2,28   -0,79%
  • IDX30 433   -0,67   -0,15%
  • IDXHIDIV20 521   1,04   0,20%
  • IDX80 127   -0,56   -0,44%
  • IDXV30 142   0,14   0,10%
  • IDXQ30 140   0,20   0,14%

Produksi Global Toyota Anjlok 12,9% pada bulan Juni 2024


Selasa, 30 Juli 2024 / 15:44 WIB
Produksi Global Toyota Anjlok 12,9% pada bulan Juni 2024
ILUSTRASI. Produksi global Toyota anjlok pada bulan Juni 2024. Penurunan ini telah terjadi selama lima bulan berturut-turut


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Produksi global Toyota anjlok pada bulan Juni 2024. Penurunan ini telah terjadi selama lima bulan berturut-turut karena skandal sertifikasi di pasar Jepang yang melibatkan Toyota dan perang harga yang sengit di China.

Produksi di seluruh dunia untuk produsen mobil terbesar Jepang itu anjlok 12,9% menjadi 795.862 kendaraan. Jumlah tersebut menjadi penurunan paling tajam sejak Desember 2022.

Di pasar dalam negerinya, produksi anjlok 18,8% setelah kementerian transportasi menemukan kejanggalan dalam aplikasi oleh Toyota dan produsen mobil lain untuk mensertifikasi model-model tertentu dalam skandal keselamatan otomotif yang meluas.

Baca Juga: Chairman Toyota, Akio Toyoda Terancam Lengser dari Kursi Jabatannya

Di China, produksi Toyota turun 21,7%, produksi di Amerika Utara turun 6,2% sementara di Eropa turun 6,6% karena jumlah hari produksi yang lebih sedikit dibandingkan tahun lalu.

Penjualan Toyota di seluruh dunia turun 5,1% selama bulan tersebut, yang disebabkan oleh penurunan di Jepang dan Tiongkok.

Toyota akan melaporkan hasil keuangan kuartal pertama pada hari Kamis. Diperkirakan Toyota akan mencatatkan kenaikan laba operasi sebesar 21% dari tahun sebelumnya menjadi 1,35 triliun yen ($8,7 miliar), menurut estimasi konsensus LSEG dari enam analis, dibantu oleh yen yang lebih lemah dan permintaan yang kuat untuk kendaraan hibrida di Amerika Serikat.

Baca Juga: Astra Financial Bukukan Nilai Transaksi Rp 2,53 Triliun di GIIAS 2024




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×