Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Apple resmi meluncurkan iPhone 17e pada Senin (2/3/2026), model smartphone yang diposisikan sebagai varian lebih terjangkau dengan harga mulai US$599 untuk kapasitas penyimpanan 256GB.
Peluncuran ini dilakukan di tengah persaingan ketat pasar ponsel global, sekaligus saat harga chip memori tengah naik akibat kelangkaan pasokan global.
Baca Juga: Harga Gas Eropa dan Asia Meroket Hampir 50% Setelah Qatar Hentikan Produksi LNG
Langkah tersebut mengindikasikan Apple bersedia menyerap sebagian tekanan kenaikan biaya komponen demi menjaga daya saing produk entry-level mereka.
Dengan menawarkan kapasitas penyimpanan lebih besar di harga awal yang sama, Apple menempatkan iPhone 17e sebagai opsi bernilai lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.
Strategi ini dinilai bertujuan menarik pengguna baru sekaligus mempertahankan pangsa pasar di tengah kompetitor yang juga menghadapi keterbatasan pasokan.
Sejumlah analis menilai kebijakan ini secara efektif setara dengan pemangkasan harga.
Baca Juga: 10 Orang Terkaya Dunia Awal Maret 2026: Elon Musk Masih Kokoh di Puncak
Pasalnya, pada model sebelumnya konsumen harus membayar lebih untuk mendapatkan kapasitas penyimpanan yang lebih besar. Kini, kapasitas 256GB sudah tersedia di harga dasar.
Langkah ini memperlihatkan strategi Apple dalam menyeimbangkan tekanan biaya produksi dengan kebutuhan menjaga volume penjualan di segmen menengah.













