kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Produksi Mobil di Thailand Anjlok


Selasa, 25 Februari 2025 / 03:10 WIB
Produksi Mobil di Thailand Anjlok
ILUSTRASI. Workers check the EV cars inside BYD's first electric vehicle (EV) factory in Southeast Asia, a fast-growing regional EV market where it has become the dominant player, in Rayong, Thailand, July 4, 2024. REUTERS/Chalinee Thirasupa


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Produksi mobil di Thailand turun 24,63% secara tahunan pada Januari 2025 menjadi 107.103 unit.  Federation of Thai Industries menjelaskan, penjualan domestik dan ekspor melemah.  

Thailand merupakan pusat produksi mobil terbesar di Asia Tenggara dengan sejumlah merek, seperti Toyota dan Honda, menjadikannya  sebagai basis ekspor. 

"Saya sangat terkejut. Angka produksi sangat rendah," kata Surapong Paisitpattanapong, Juru Bicara Divisi  Federation of Thai Industries, Senin (24/2). 

Baca Juga: Bangun Kasino, Thailand Rancang Aturan Ketat bagi Penjudi Lokal

Penurunan produksi berlangsung selama 18 bulan berturut-turut. Pada Desember 2024, produksi di Thailand turun 17,37% secara tahunan. Sementara penjualan mobil domestik pada Januari 2025 turun 12,26% secara tahunan menjadi 48.092 unit. 

Reuters melaporkan, penjualan anjlok karena pinjaman yang ketat dan tingginya utang rumah tangga. Ekspor mobil juga anjlok 28,13% secara tahunan, terendah dalam 33 bulan, akibat persaingan dengan mobil China.
 




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×