kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Produsen Boneka Labubu Akan Buka Tujuh Toko Baru di Inggris


Sabtu, 31 Januari 2026 / 06:56 WIB
Produsen Boneka Labubu Akan Buka Tujuh Toko Baru di Inggris
ILUSTRASI. China: Pop Mart Labubu Popular (CFOTO/Sipa USA via Reuters)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Pop Mart, perusahaan asal China yang dikenal sebagai produsen boneka Labubu, memilih London sebagai kantor pusat regional barunya. Popmart berencana membuka tujuh toko tambahan di Inggris.

Keputusan ini diumumkan seiring kunjungan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer ke China, yang berhasil mengamankan investasi produk “ugly-cute” tersebut.

Kunjungan Starmer selama empat hari ke China bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi Inggris dengan memperkuat hubungan kedua negara, termasuk melalui akses pasar yang lebih baik, penurunan tarif, serta kesepakatan investasi, salah satunya dari Pop Mart.

Baca Juga: Dollar AS Terendah 4 Tahun: Bagaimana Dampaknya ke Ekonomi Global?

Boneka Labubu, yang dikenal dengan senyum bergigi dan telinga runcing, sengaja dirancang dengan tampilan jelek tapi menggemaskan. Popularitasnya melonjak setelah viral di media sosial sekitar 18 bulan lalu, menjadikannya barang koleksi yang diminati.

Menurut pernyataan kantor Starmer pada Jumat (30/1), kunjungan tersebut berhasil mengamankan kesepakatan ekspor senilai £ 2,2 miliar serta akses pasar senilai £ 2,3 miliar dalam lima tahun ke depan. Selain itu, ratusan juta pound investasi juga berhasil dibukukan.

Pop Mart akan membuka tujuh toko baru di Inggris, termasuk di Birmingham, Cardiff, serta toko flagship di Oxford Street, London. Perusahaan juga berencana membuka 20 toko tambahan di berbagai negara Eropa.

Investasi ini diperkirakan akan menciptakan lebih dari 150 lapangan kerja di Inggris. “London berada di jantung ekosistem kreatif global, dan kami sangat antusias menjadikannya sebagai akar Pop Mart di Eropa,” kata Grant Wang, pendiri sekaligus CEO Pop Mart, dalam pernyataannya.

Pop Mart menjadi bagian dari gelombang perusahaan konsumen asal China termasuk peritel fesyen Urban Revivo dan jaringan kopi Luckin Coffee yang berekspansi ke luar negeri untuk mengimbangi melemahnya konsumsi domestik, yang dipicu krisis properti berkepanjangan dan kekhawatiran terhadap stabilitas upah di China.

Selain Pop Mart, kantor Perdana Menteri Inggris juga menyebut perusahaan penyimpanan energi asal China, HiTHIUM, akan menanamkan investasi 200 juta poundsterling di Inggris dan membuka 300 lapangan kerja. Sementara itu, perusahaan ilmu hayati Asymchem akan menciptakan 150 pekerjaan baru melalui perluasan operasinya di Inggris.

Selanjutnya: Ada Aplikasi Kencan Pendeteksi Cinta, 5 Drakor Sci-Fi Ini Bikin Penasaran

Menarik Dibaca: Ada Aplikasi Kencan Pendeteksi Cinta, 5 Drakor Sci-Fi Ini Bikin Penasaran




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×