kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Pulang dari Inggris, istri Perdana Menteri Kanada positif terjangkit virus corona


Jumat, 13 Maret 2020 / 22:56 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menghadiri konferensi pers di Ottawa, Ontario, Kanada 9 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Juga atas saran dokter, dia tidak akan diuji pada tahap ini karena tidak memiliki gejala. Untuk alasan yang sama, dokter mengatakan, tidak ada risiko bagi mereka yang telah melakukan kontak dengannya baru-baru ini," ujar Kantor Perdana Menteri Kanada.

Dalam pernyataan tertulis, Sophie Trudeau mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah memberi perhatian. "Meskipun saya mengalami gejala virus yang tidak nyaman, saya akan segera berdiri kembali," katanya.

"Berada di karantina di rumah tidak ada bandingannya dengan keluarga Kanada lainnya yang mungkin mengalami hal ini, dan bagi mereka yang menghadapi masalah kesehatan yang lebih serius," ujar Sophie Trudeau.

Baca Juga: Lewat surat, WHO minta Jokowi umumkan virus corona sebagai darurat nasional

Meski mengisolasi diri, Trudeau menghabiskan hari menerima panggilan telepon dan melakukan pertemuan virtual dari rumah. Termasuk, berbicara dengan para pemimpin dunia lainnya juga bergabung dengan diskusi komite kabinet khusus tentang virus corona.

Trudeau berbicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.




TERBARU

[X]
×