kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45883,06   -37,05   -4.03%
  • EMAS942.000 0,00%
  • RD.SAHAM -1.82%
  • RD.CAMPURAN -0.92%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Pulihkan ekonomi AS, Gubernur The Fed berkomitmen gunakan seluruh instrumen yang ada


Selasa, 22 September 2020 / 04:49 WIB
Pulihkan ekonomi AS, Gubernur The Fed berkomitmen gunakan seluruh instrumen yang ada


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell mengatakan Federal Reserve tetap berkomitmen untuk menggunakan seluruh instrumen yang dimilikinya untuk membantu pemulihan ekonomi Amerika Serikat dari pukulan akibat pandemi virus corona.

"Kami tetap berkomitmen untuk menggunakan instrumen yang kami miliki untuk melakukan apa yang kami bisa, selama diperlukan, untuk memastikan bahwa pemulihan akan sekuat mungkin, dan untuk membatasi kerusakan abadi pada ekonomi," kata Powell dalam sambutan yang dirilis menjelang Penampilan Selasa di depan Komite Jasa Keuangan Dewan Perwakilan, yang pertama dari tiga hari kesaksian Kongres minggu ini seperti dikutip Reuters.

Pernyataan Powell dari "perbaikan nyata" dalam lanskap ekonomi sebagian besar mengulangi apa yang dia katakan pekan lalu setelah pertemuan kebijakan terbaru Fed, di mana para pembuat kebijakan berjanji untuk mempertahankan suku bunga di nol sampai ekonomi mencapai lapangan kerja penuh dan inflasi berada di jalur yang moderat. melampaui target 2% bank sentral.

Sektor perumahan telah pulih kembali, belanja konsumen telah pulih sekitar 75% dari penurunannya, dan sekitar setengah dari 22 juta pekerjaan yang hilang dalam krisis telah kembali, katanya. 

Baca Juga: Wall Street merosot lagi akibat profit taking saham-saham teknologi

"Pekerjaan dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan, bagaimanapun, tetap jauh di bawah tingkat sebelum pandemi, dan jalan ke depan terus menjadi sangat tidak pasti," katanya.

Pidato Powell termasuk pembaruan tentang program Main Street Lending Fed, yang sekarang telah mendanai atau memiliki 230 pinjaman dengan total sekitar US$ 2 miliar. 

"Permintaan Main Street Lending dapat meningkat dari waktu ke waktu jika pandemi terus mempengaruhi kemampuan bisnis dan organisasi nirlaba untuk mengakses kredit melalui saluran normal dan program pendukung lainnya akan berakhir," katanya.

Selanjutnya: Meski tetap akan minus, Fed kini lebih optimistis memproyeksi ekonomi AS

 




TERBARU
Corporate Valuation Model Presentasi Bisnis yang Persuasif

[X]
×