kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Putin Ingatkan Korsel Lakukan Kesalahan Besar Jika Persenjantai Ukraina Lawan Rusia


Sabtu, 22 Juni 2024 / 06:46 WIB


Sumber: BBC | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan Korea Selatan bahwa mereka akan membuat “kesalahan besar” jika mempersenjatai Ukraina dalam perang melawan Rusia.

Komentarnya muncul setelah Seoul mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan kemungkinan tersebut, sebagai tanggapan terhadap perjanjian baru Rusia dan Korea Utara untuk saling membantu jika terjadi “agresi” terhadap salah satu negara.

Moskow "akan... (membuat) keputusan yang sepertinya tidak akan menyenangkan kepemimpinan Korea Selatan saat ini" jika Seoul memutuskan untuk memasok senjata ke Kyiv, kata Putin kepada wartawan pada hari Kamis.

Baca Juga: Rusia dan China Temukan Alternatif Pembayaran saat Sanksi AS Meluas

Pemimpin Rusia itu berbicara di Vietnam, tak lama setelah kunjungan mewahnya ke Pyongyang di mana ia menandatangani perjanjian pertahanan bersama dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Seoul sebelumnya mengutuk perjanjian tersebut sebagai ancaman terhadap keamanan nasionalnya, dan penasihat keamanan nasional Chang Ho-jin mengatakan negaranya berencana untuk "mempertimbangkan kembali masalah dukungan senjata ke Ukraina".

Menyusul pernyataan Putin, kantor kepresidenan Korea Selatan mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya akan mempertimbangkan “berbagai pilihan” dalam memasok senjata ke Ukraina dan pendiriannya akan “tergantung pada bagaimana Rusia menyikapi masalah ini”.

Baca Juga: Rusia-Korea Utara Teken Pakta Militer, Korea Selatan Panggil Dubes Rusia

Pihak berwenang juga diperkirakan akan memanggil duta besar Rusia untuk Korea Selatan untuk mengajukan protes, kantor berita Yonhap melaporkan mengutip sumber diplomatik yang tidak disebutkan namanya.





[X]
×