kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

RBS pisahkan aset berisiko


Jumat, 01 November 2013 / 20:49 WIB
RBS pisahkan aset berisiko
Harga gula pasir bisa naik


Sumber: Reute | Editor: Sanny Cicilia

LONDON. Royal Bank of Scotland Plc (RBS) berencana menyiapkan unit "bank rugi" untuk memagari aset-asetnya yang berisiko tinggi. Ini demi mempercepat privatisasi bank tersebut.

Pemerintah Inggris ingin segera mencabut kepemilikannya di RBS dan bank rival lain, Lloyds Banking Group . Keduanya mendapat suntikan dana penyelamatan sekitar £ 66 miliar (US$ 106 miliar) di tahun 2008.

"Saya rasa, pemisahan aset buruk akan mempermudah penjualan bank dan mendapatkan kembali uang negara," kata George Osborne, Menteri Keuangan Inggris, pada BBC Radio, Jumat (1/11). Penjualan mungkin baru bisa dilakukan setelah pemilu kepala pemerintahan tahun 2015.

Pemerintah Inggris mulai menjual Llyods di awal tahun ini dengan mengantongi untung. Namun, menjual kepemilikan 81% saham RBS merupakan tantangan. Harga RBS terus merosot. Jika menjual di harga saat ini, Pemerintah Inggris merugi € 14 miliar.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×