kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.147   60,00   0,33%
  • IDX 5.933   8,28   0,14%
  • KOMPAS100 771   0,02   0,00%
  • LQ45 589   -0,44   -0,07%
  • ISSI 205   1,30   0,64%
  • IDX30 333   -0,48   -0,14%
  • IDXHIDIV20 412   -1,02   -0,25%
  • IDX80 88   0,06   0,06%
  • IDXV30 112   -0,07   -0,06%
  • IDXQ30 107   -0,40   -0,37%

Redam aksi protes, Thailand cabut keadaan darurat di Bangkok


Rabu, 21 Oktober 2020 / 21:40 WIB
ILUSTRASI. Pengunjuk rasa pro-demokrasi mengikuti protes anti-pemerintah di Bangkok, Thailand, Minggu (18/10/2020).


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Salah satu pemimpin aksi protes, Tattep Ruangprapaikitseree, menegaskan, Prayut harus mengundurkan diri meskipun telah mencabut langkah-langkah darurat.

Tattep mengatakan kepada Reuters, tuntutan lain dari pengunjuk rasa dapat dibahas di parlemen.

Tapi, "Prayut harus mundur dulu dan itu yang paling mudah dilakukan," ujarnya.

Dalam pidatonya, Prayut mengatakan, sengketa harus diselesaikan di parlemen.

Hanya, mayoritas parlemen adalah pendukungnya, bahkan seluruh majelis tinggi telah ditunjuk oleh Prayut.

"Para pengunjuk rasa telah bersuara dan pandangan mereka sudah didengar," kata Prayut. "Sekarang saatnya bagi mereka untuk membiarkan pandangan mereka didamaikan dengan pandangan segmen lain dari masyarakat Thailand".

Selanjutnya: Liput aksi protes, Thailand hentikan siaran stasiun TV online




TERBARU

[X]
×