kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Redam aksi protes, Thailand cabut keadaan darurat di Bangkok


Rabu, 21 Oktober 2020 / 21:40 WIB
ILUSTRASI. Pengunjuk rasa pro-demokrasi mengikuti protes anti-pemerintah di Bangkok, Thailand, Minggu (18/10/2020).


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Salah satu pemimpin aksi protes, Tattep Ruangprapaikitseree, menegaskan, Prayut harus mengundurkan diri meskipun telah mencabut langkah-langkah darurat.

Tattep mengatakan kepada Reuters, tuntutan lain dari pengunjuk rasa dapat dibahas di parlemen.

Tapi, "Prayut harus mundur dulu dan itu yang paling mudah dilakukan," ujarnya.

Dalam pidatonya, Prayut mengatakan, sengketa harus diselesaikan di parlemen.

Hanya, mayoritas parlemen adalah pendukungnya, bahkan seluruh majelis tinggi telah ditunjuk oleh Prayut.

"Para pengunjuk rasa telah bersuara dan pandangan mereka sudah didengar," kata Prayut. "Sekarang saatnya bagi mereka untuk membiarkan pandangan mereka didamaikan dengan pandangan segmen lain dari masyarakat Thailand".

Selanjutnya: Liput aksi protes, Thailand hentikan siaran stasiun TV online




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×