Rekor lagi, Sydney alami hari terburuk dari pandemi Covid-19

Kamis, 05 Agustus 2021 | 09:42 WIB Sumber: Reuters
Rekor lagi, Sydney alami hari terburuk dari pandemi Covid-19

ILUSTRASI. Sydney masuki minggu keenam lockdown dengan rekor kasus harian baru


KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Kasus Covid-19 di Sydney terus melonjak. Kamis (5/8) menjadi hari terburuk bagi kota tersebut sejak pandemi Covid-19 dimulai setelah ada lima kematian dan rekor peningkatan infeksi yang didapat secara lokal ketika penguncian ketat memasuki minggu keenam.

Otoritas Kesehatan New South Wales melaporkan empat dari lima orang yang meninggal ternyata tidak divaksinasi. Sementara satu pasien yang meninggal, setidaknya sudah mendapatkan satu dosis vaksin. Hal ini membuat otoritas kesehatan semakin gencar meminta penduduk untuk divaksinasi sedini mungkin.

"Tolong sekarang adalah waktunya untuk mempertimbangkan dengan kuat untuk divaksinasi dan untuk orang tua yang belum divaksinasi, sekali lagi, saya memohon kepada Anda, segeralah membuat janji (untuk vaksin)," kata Kepala Petugas Kesehatan New South Wales Kerry Chant kepada wartawan di Sydney, ibu kota negara bagian dan kota terbesar di Australia.

Pihak berwenang juga mengumumkan, penguncian satu minggu mulai Kamis (5/8) malam di wilayah utara Sydney, rumah bagi kota terbesar kedua di negara bagian Newcastle, setelah melaporkan kasus baru dan menemukan fragmen virus di saluran pembuangan di sana.

Baca Juga: Lockdown di Sydney dan Brisbane diperpanjang, tentara ikut patroli

Ada 259 kasus Covid-19 baru di Sydney yang dilaporkan hari ini, dari 262 di seluruh New South Wales, kata otoritas kesehatan. Berdasarkan catatan harian untuk kota dan negara bagian, ini adalah yang tertinggi setelah rekor sebelumnya ada di 239 kasus baru pada hari Minggu (1/8).

Ada lebih dari 4.300 kasus di New South Wales selama lonjakan terakhir yang dimulai tujuh minggu lalu, setelah kasus pertama varian Delta terdeteksi pada seorang pengemudi limusin yang tidak divaksinasi yang mengangkut awak maskapai luar negeri.

Dengan sekitar 35.200 kasus Covid-19 dan 932 kematian, Australia telah menghindari beban kasus yang tinggi dari negara-negara maju lainnya. Tetapi angka vaksinasi di Negeri Kanguru itu termasuk yang terendah, dengan hanya 20% dari populasinya yang berusia di atas 16 tahun yang divaksinasi sepenuhnya.

Perdana Menteri Negara Bagian Gladys Berejiklian telah mengikat tingkat vaksinasi untuk mengurangi pembatasan penguncian pada 28 Agustus, menetapkan target 6 juta suntikan pada akhir bulan yang akan mencakup setengah dari populasi orang dewasa negara bagian itu. Sekitar 4 juta dosis telah diberikan sejauh ini di New South Wales.

Tetapi daftar tempat-tempat baru yang terus bertambah di mana orang-orang yang positif Covid-19 telah dikunjungi saat menularkan mengurangi optimisme apa pun. Sekitar seperlima kasus yang dilaporkan pada ini aktif di masyarakat, sejalan dengan tren beberapa hari terakhir.

 

Selanjutnya: WHO: Tunda suntik vaksin Covid-19 booster hingga akhir September

 

Editor: Anna Suci Perwitasari

Terbaru