kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Rencana bujet Jepang sebesar US$ 1,02 triliun


Selasa, 29 Januari 2013 / 19:34 WIB
ILUSTRASI. Update September, intip harga sepeda gunung anak Pacific Viper 3.0 terkini


Sumber: Reuters | Editor: Sanny Cicilia

TOKYO. Pemerintah Jepang kemarin menyetujui rencana anggaran sebesar ¥ 92,6 triliun atau sekitar (US$ 1,02 triliun). Dana ini akan digunakan sebagai anggaran belanja negara periode 2013/2014 yang dimulai April mendatang.

Untuk pertama kalinya, Jepang menargetkan anggaran dibiayai oleh pendapatan pajak yang lebih tinggi dibanding surat utang. Meski begitu, sebesar 46,3 dari anggaran ini akan bersumber dari obligasi.

Ini merupakan level utang tertinggi Jepang. Sejatinya, pemerintah berencana menerbitkan utang ¥ 42,8 triliun. Angka ini lebih rendah dibanding target awal ¥ 44,2 triliun.

Namun, setengah dari ekstra stimulus yang dijanjikan sebesar ¥ 10 triliun, akan dibiayai dari penjualan obligasi. Alhasil, total utang Jepang akan mencapai ¥ 48 triliun.

Sedangkan pendapatan pajak ditargetkan mencapai ¥ 750 miliar hingga ¥ 43,1 triliun. Hitungan ini berdasarkan asumsi pertumbuhan ekonomi 2,5%. Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang periode 2012/2013 diperkirakan tumbuh 1%.

Tanpa mengikutsertakan ongkos penerbitan atau bunga utang, anggaran belanja Jepang bakal sekitar ¥ 70,3 triliun, lebih rendah dibanding periode sebelumnya yang sebesar ¥ 71 triliun.

Perdana Menteri Shinzo Abe yang baru naik bulan lalu, akan membawa proposal rencana ekstra utang pekan ini pada parlemen. Sedangkan rencana bujet 2013/20-2014 dibawa pada akhir Februari.




TERBARU

[X]
×