kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Rusia desak negara-negara teluk membentuk mekanisme keamanan kolektif


Rabu, 15 Januari 2020 / 13:31 WIB
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov memberi isyarat saat konferensi pers ketika rekannya Retno Marsudi berbicara kepada media di kantor Kementerian Luar Negeri Indonesia di Jakarta, 9 Agustus 2017.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan pada hari Rabu bahwa Moskow telah mendesak negara-negara Teluk untuk mempertimbangkan mekanisme keamanan bersama untuk wilayah tersebut. 

"Kami telah menyarankan kepada negara-negara Teluk untuk memikirkan mekanisme keamanan kolektif ... mulai dengan langkah-langkah membangun kepercayaan diri dan mengundang satu sama lain untuk latihan militer," kata Lavrov pada konferensi keamanan di Delhi seperti dilansir Reuters, Rabu (15/1).

Baca Juga: Kapal perang Rusia secara agresif mendekati kapal Perusak AS di Laut Arab

Ketegangan di Teluk meningkat setelah pembunuhan terhadap komandan militer Iran Jenderal Qassem Soleimani oleh militer AS dan serangan rudal pembalasan Iran terhadap pasukan AS di Irak.

"Karena saya menyebutkan tentang Teluk Persia, kami sangat khawatir tentang apa yang terjadi di sana," kata Lavrov.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif juga menghadiri konferensi di Delhi yang datang hanya sehari setelah Inggris, Prancis dan Jerman secara resmi menuduh Iran melanggar ketentuan perjanjian tahun 2015 untuk mengekang program nuklirnya, yang akhirnya dapat mengarah pada penerapan kembali sanksi PBB. 

Baca Juga: Ini lima poin pidato Trump soal rudal Iran: Salahkan Obama hingga kritik NATO




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×