kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Rusia Gunakan Bitcoin untuk Perdagangan Luar Negeri


Rabu, 25 Desember 2024 / 19:18 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan-perusahaan Rusia telah mulai menggunakan bitcoin dan mata uang digital lainnya dalam pembayaran internasional.


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Perusahaan-perusahaan Rusia telah mulai menggunakan bitcoin dan mata uang digital lainnya dalam pembayaran internasional menyusul perubahan legislatif yang mengizinkan penggunaan tersebut.

Mengutip Reuters, Rabu (25/12), sanksi Barat telah mempersulit perdagangan Rusia dengan mitra utamanya seperti China atau Turki, karena bank-bank lokal sangat berhati-hati dengan transaksi yang terkait dengan Rusia untuk menghindari pengawasan dari regulator Barat.

Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov mengatakan, tahun ini, Rusia mengizinkan penggunaan mata uang kripto dalam perdagangan luar negeri dan telah mengambil langkah-langkah untuk melegalkan penambangan mata uang kripto, termasuk bitcoin. 

Baca Juga: Ukraina Sebut Rusia Luncurkan Serangan yang Tidak Manusiawi di Hari Natal

Rusia adalah salah satu pemimpin global dalam penambangan bitcoin.

"Sebagai bagian dari rezim eksperimental, dimungkinkan untuk menggunakan bitcoin, yang telah kami tambang di sini di Rusia (dalam transaksi perdagangan luar negeri)," kata Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov kepada saluran televisi Russia 24.

"Transaksi semacam itu sudah terjadi. Kami yakin transaksi itu harus diperluas dan dikembangkan lebih jauh. Saya yakin ini akan terjadi tahun depan," katanya.

Ia menambahkan bahwa pembayaran internasional dalam mata uang digital merupakan gambaran masa depan.

Baca Juga: Beri Pesan Natal, Paus Fransiskus Serukan Perundingan untuk Mengakhiri Perang Ukraina

Awal bulan ini, Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa pemerintahan AS saat ini melemahkan peran dolar AS sebagai mata uang cadangan dengan menggunakannya untuk tujuan politik, yang memaksa banyak negara beralih ke aset alternatif.

Ia memilih bitcoin sebagai salah satu contoh aset semacam itu, dengan mengatakan bahwa tidak ada seorang pun di dunia yang dapat mengatur bitcoin. 
Pernyataan Putin mengindikasikan bahwa pemimpin Rusia itu mendukung penggunaan mata uang kripto secara luas.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×