kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.988.000   -4.000   -0,13%
  • USD/IDR 16.998   -12,00   -0,07%
  • IDX 7.102   79,92   1,14%
  • KOMPAS100 980   13,17   1,36%
  • LQ45 723   8,82   1,24%
  • ISSI 248   3,78   1,55%
  • IDX30 393   5,04   1,30%
  • IDXHIDIV20 489   4,57   0,94%
  • IDX80 110   1,57   1,44%
  • IDXV30 134   1,46   1,11%
  • IDXQ30 127   1,28   1,02%

Rusia: Menciptakan hari-hari sulit buat kami, AS bakal menanggungnya


Kamis, 25 Maret 2021 / 00:05 WIB
Rusia: Menciptakan hari-hari sulit buat kami, AS bakal menanggungnya


Sumber: TASS | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Nikolai Patrushev mengatakan, jika Amerika Serikat menciptakan "hari-hari sulit" dalam hubungannya dengan Rusia, Washington akan menanggung untuk itu.

"Karena mereka (orang Amerika) memprediksi itu, berarti mereka merencanakan itu. Dan jika mereka merencanakan itu, mereka dapat menerapkannya," katanya merespons pernyataan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan.

"Tetapi, kemudian mereka akan menanggung langkah-langkah yang akan mereka ambil," ujar dia kepada wartawan,  Rabu (24/3), seperti dikutip TASS.

Menurut Patrushev, itu bukan pernyataan pertama yang dibuat oleh pejabat AS.

Baca Juga: Hubungan dengan AS panas, Kremlin sebut Putin selalu bawa tas nuklir ke mana pun

Dia menekankan, Rusia tidak mengambil langkah permusuhan apa pun terhadap AS. "Kami berkomitmen untuk kerjasama konstruktif yang akan mempertimbangkan kepentingan masing-masing pihak dan itu akan setara," tegasnya. 

"Izinkan saya tegaskan, kami belum mengambil langkah bermusuhan apa pun terhadap Amerika Serikat, kami tidak akan mengambilnya sekarang, atau apakah kami berencana untuk mengambilnya di masa depan," sebut Patrushev.

Pada Senin (22/3), Sullivan mengatakan dalam wawancara dengan MSNBC, AS sedang mengantisipasi "hari-hari sulit" dalam hubungan dengan Rusia, karena ketidaksepakatan yang mendalam antara Moskow dan Washington dan tindakan yang perlu Amerika tanggapi. 

Sullivan bilang, kedua negara bisa bekerjasama dalam masalah utama seperti nuklir. Hanya, dia memperingatkan, hubungan ini tidak akan mudah karena tantangan yang signifikan, dan AS akan membela kepentingannya.

Selanjutnya: Disebut sebagai pembunuh, Putin: Saya berharap Biden sehat




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×