kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.886   4,00   0,02%
  • IDX 6.298   -75,51   -1,18%
  • KOMPAS100 823   -12,20   -1,46%
  • LQ45 626   -7,82   -1,23%
  • ISSI 218   -2,30   -1,04%
  • IDX30 350   -4,32   -1,22%
  • IDXHIDIV20 426   -3,58   -0,83%
  • IDX80 94   -1,33   -1,40%
  • IDXV30 118   -0,80   -0,68%
  • IDXQ30 111   -1,04   -0,93%

Rusia Serang Pelabuhan Izmail Ukraina, Jalur Ekspor Gandum Terancam Terganggu


Kamis, 13 Agustus 2026 / 11:45 WIB
Rusia Serang Pelabuhan Izmail Ukraina, Jalur Ekspor Gandum Terancam Terganggu
ILUSTRASI. Rusia melancarkan serangan terhadap wilayah sekitar Pelabuhan Izmail, pelabuhan terbesar Ukraina di Sungai Danube, pada Rabu malam (Sergei Kholodilin/BelTA/Handout via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rusia melancarkan serangan terhadap wilayah sekitar Pelabuhan Izmail, pelabuhan terbesar Ukraina di Sungai Danube, pada Rabu malam (13/8). Serangan tersebut menyebabkan kerusakan dan memicu kebakaran, menurut otoritas regional Ukraina.

Otoritas regional menyampaikan informasi tersebut melalui aplikasi Telegram. Pelabuhan Izmail berada di dekat perbatasan Rumania, di wilayah Odesa, Ukraina bagian selatan.

Pelabuhan tersebut merupakan salah satu jalur penting bagi pengiriman gandum dan berbagai komoditas lainnya. Serangan Rusia terhadap kawasan Izmail terjadi sehari setelah Ukraina melancarkan serangan ke Novorossiysk, salah satu pusat ekspor gandum utama Rusia di kawasan Laut Hitam.

Baca Juga: Starlink Mulai Terima Pesanan Layanan Internet Satelit di Vietnam

Serangan di sekitar Izmail juga meningkatkan perhatian terhadap dampak perang Rusia-Ukraina terhadap jalur perdagangan dan ekspor komoditas di kawasan Laut Hitam dan Danube.

Rumania Kerahkan Jet Tempur

Serangan tersebut juga berdampak pada wilayah udara Rumania yang merupakan anggota NATO sekaligus Uni Eropa.

Kementerian Pertahanan Rumania mengatakan pihaknya mengerahkan dua jet tempur untuk memantau situasi. Menurut kementerian tersebut, sebuah target udara berada sekitar 10 menit di wilayah udara nasional Rumania sebelum kemudian meninggalkan wilayah tersebut menuju Ukraina.


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×