kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.920   11,00   0,06%
  • IDX 5.955   29,09   0,49%
  • KOMPAS100 771   6,00   0,78%
  • LQ45 595   5,57   0,95%
  • ISSI 206   0,76   0,37%
  • IDX30 331   3,00   0,91%
  • IDXHIDIV20 425   3,41   0,81%
  • IDX80 88   0,72   0,82%
  • IDXV30 117   0,98   0,85%
  • IDXQ30 108   0,79   0,73%

Rusia Serang Pelabuhan Izmail Ukraina, Jalur Ekspor Gandum Terancam Terganggu


Kamis, 13 Agustus 2026 / 11:45 WIB
Rusia Serang Pelabuhan Izmail Ukraina, Jalur Ekspor Gandum Terancam Terganggu
ILUSTRASI. Rusia melancarkan serangan terhadap wilayah sekitar Pelabuhan Izmail, pelabuhan terbesar Ukraina di Sungai Danube, pada Rabu malam (Sergei Kholodilin/BelTA/Handout via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rusia melancarkan serangan terhadap wilayah sekitar Pelabuhan Izmail, pelabuhan terbesar Ukraina di Sungai Danube, pada Rabu malam (13/8). Serangan tersebut menyebabkan kerusakan dan memicu kebakaran, menurut otoritas regional Ukraina.

Otoritas regional menyampaikan informasi tersebut melalui aplikasi Telegram. Pelabuhan Izmail berada di dekat perbatasan Rumania, di wilayah Odesa, Ukraina bagian selatan.

Pelabuhan tersebut merupakan salah satu jalur penting bagi pengiriman gandum dan berbagai komoditas lainnya. Serangan Rusia terhadap kawasan Izmail terjadi sehari setelah Ukraina melancarkan serangan ke Novorossiysk, salah satu pusat ekspor gandum utama Rusia di kawasan Laut Hitam.

Baca Juga: Starlink Mulai Terima Pesanan Layanan Internet Satelit di Vietnam

Serangan di sekitar Izmail juga meningkatkan perhatian terhadap dampak perang Rusia-Ukraina terhadap jalur perdagangan dan ekspor komoditas di kawasan Laut Hitam dan Danube.

Rumania Kerahkan Jet Tempur

Serangan tersebut juga berdampak pada wilayah udara Rumania yang merupakan anggota NATO sekaligus Uni Eropa.

Kementerian Pertahanan Rumania mengatakan pihaknya mengerahkan dua jet tempur untuk memantau situasi. Menurut kementerian tersebut, sebuah target udara berada sekitar 10 menit di wilayah udara nasional Rumania sebelum kemudian meninggalkan wilayah tersebut menuju Ukraina.


Video Terkait



TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×