kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.687   -96,00   -0,54%
  • IDX 6.651   55,46   0,84%
  • KOMPAS100 870   10,65   1,24%
  • LQ45 660   8,25   1,27%
  • ISSI 231   1,80   0,79%
  • IDX30 370   4,57   1,25%
  • IDXHIDIV20 457   6,63   1,47%
  • IDX80 99   1,27   1,30%
  • IDXV30 126   2,53   2,04%
  • IDXQ30 118   1,86   1,59%

Rusia Serang Pelabuhan Izmail Ukraina, Jalur Ekspor Gandum Terancam Terganggu


Kamis, 13 Agustus 2026 / 11:45 WIB
Rusia Serang Pelabuhan Izmail Ukraina, Jalur Ekspor Gandum Terancam Terganggu
ILUSTRASI. Rusia melancarkan serangan terhadap wilayah sekitar Pelabuhan Izmail, pelabuhan terbesar Ukraina di Sungai Danube, pada Rabu malam (Sergei Kholodilin/BelTA/Handout via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rusia melancarkan serangan terhadap wilayah sekitar Pelabuhan Izmail, pelabuhan terbesar Ukraina di Sungai Danube, pada Rabu malam (13/8). Serangan tersebut menyebabkan kerusakan dan memicu kebakaran, menurut otoritas regional Ukraina.

Otoritas regional menyampaikan informasi tersebut melalui aplikasi Telegram. Pelabuhan Izmail berada di dekat perbatasan Rumania, di wilayah Odesa, Ukraina bagian selatan.

Pelabuhan tersebut merupakan salah satu jalur penting bagi pengiriman gandum dan berbagai komoditas lainnya. Serangan Rusia terhadap kawasan Izmail terjadi sehari setelah Ukraina melancarkan serangan ke Novorossiysk, salah satu pusat ekspor gandum utama Rusia di kawasan Laut Hitam.

Baca Juga: Starlink Mulai Terima Pesanan Layanan Internet Satelit di Vietnam

Serangan di sekitar Izmail juga meningkatkan perhatian terhadap dampak perang Rusia-Ukraina terhadap jalur perdagangan dan ekspor komoditas di kawasan Laut Hitam dan Danube.

Rumania Kerahkan Jet Tempur

Serangan tersebut juga berdampak pada wilayah udara Rumania yang merupakan anggota NATO sekaligus Uni Eropa.

Kementerian Pertahanan Rumania mengatakan pihaknya mengerahkan dua jet tempur untuk memantau situasi. Menurut kementerian tersebut, sebuah target udara berada sekitar 10 menit di wilayah udara nasional Rumania sebelum kemudian meninggalkan wilayah tersebut menuju Ukraina.


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×