kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Rusia: Tak ada perang nuklir, tank tetap kekuatan penyerang utama


Jumat, 20 Agustus 2021 / 23:05 WIB


Sumber: TASS | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Tank akan mempertahankan status mereka sebagai kekuatan penyerang utama pasukan darat, jika tidak ada perang nuklir, anggota Dewan Komisi Industri-Militer Rusia Mikhail Osyko mengatakan kepada TASS.

"Kami semua berharap perang nuklir tidak akan pernah pecah. Kami percaya akan hal ini. Saya pikir, dalam kondisi seperti itu, tank akan terus menjadi kekuatan penyerang utama pasukan darat," kata Osyko, Kamis (19/8).

Tank adalah unit tempur yang tangguh dan kekuatan serangan pasukan darat. Dan dia menekankan, tidak bisa dibayangkan kekuatan serangan pasukan darat tanpa keberadaan tank.

Baca Juga: Moskow: Tak ada prasyarat untuk kehadiran militer Rusia di Afghanistan

"Mungkin, tidak akan ada lagi pertempuran tank besar-besaran yang serupa dengan pertempuran Prokhorovka selama Perang Patriotik Hebat (1941-1945 saat Uni Soviet melawan Nazi Jerman)," ungkapnya.

Pertempuran Prokhorovka adalah pertempuran tank terbesar antara pasukan Uni Soviet dan Nazi. Itu terjadi di dekat Desa Prokhorovka pada 12 Juli 1943 yang melibatkan hingga 1.200 tank dan senjata self-propelled dari kedua sisi. 

Dalam Pertempuran Prokhorovka, pasukan Uni Soviet mengarahkan kekuatan serangan paling kuat atas Jerman, yang membuat pasukan dasar musuh harus beralih ke pertahanan.

Selanjutnya: Jet tempur MiG-29 militer Rusia jatuh saat latihan, pilot tewas




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×