kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.817   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Saat Bisnis di Australia Mulai Kolaps


Selasa, 11 November 2008 / 15:44 WIB


Reporter: Femi Adi Soempeno

AUSTRALIA. Indeks kepercayaan perusahaan di Australia kini tergelincir. Penurunan bulan lalu sungguh cepat, seperti yang disurvei oleh National Australia Bank yang menunjukkan angka yang menakjubkan: terpeleset 21 poin menjadi minus 29 di bulan Oktober, dari minus 8,4 di bulan September. Temuan ini justru mendatangkan rasa pesimis ketimbang optimis.

"Berlanjutnya saham yang naik turun, paket-paket finansial, anjloknya harga komoditi, dan pembicaraan tentang global resesi yang terus-menerus pada akhirnya meremukkan rasa optimisme bisnis dan sekarang memunculkan rasa takut yang cukup besar," kata NAB group chief economist, Alan Oster.
 
Sejumlah perusahaan di Australia mencermati kembali produksi untuk pesanan dalam negeri maupun luar negeri yang menyusut. Alumina menjadi perusahaan terakhir yang mengumumkan pemangkasan produksinya. Rio Tinto dan Fortescue kemarin juga telah mengumumkan pengurangan sekitar 10% dari produksinya lantaran ciutnya permintaan dari China.

Reserve Bank of Australia (RBA) kemarin telah menurunkan prediksi pertumbuhan Australia menjadi 1,5% pada tahun 2008-2009 dari prediksinya semula di bulan Agustus lalu, yaitu 2,25%.

Lucunya, untuk sejumlah pucuk pimpinan perusahaan di Australia, beringsutnya perekonomian ini belum diikuti dengan penciutan pendapatan. Menurut Australian Financial Review, CEO di 300 perusahaan jempolan di Australia rata-rata mengantongi pendapatan AUD $ 2,97 juta hingga Juni 2008, naik tipis tak lebih dari 1% dari AUD $ 2,96 juta. Pada periode yang sama, indeks S&P/ASX 200 terjungkal sebesar 16,9%.

Berita buruk tentang saham Australia kembali berlanjut hari ini, dengan indeks utama jatuh di bawah 4.000 poin setelah kemunduran saham di Wall Street dan upaya penyelamatan China gagal menginspirasi investor.

Indeks S&P/ASX200 ditutup dengan kemerosotan sebesar 3,6% atau 146,9 poin menjadi 3960,9. Sementara itu indeks All Ordinaries juga melandai 3,4%, atau 138,2 poin menjadi 3921,8.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×