kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Sahabat ungkap pesan Maradona, ingin jasadnya diawetkan dan dipamerkan


Jumat, 27 November 2020 / 07:21 WIB
ILUSTRASI. Hari Rabu (25/11), legenda sepak bola dunia Diego Maradona meninggal dunia karena penyakit jantung.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - BUENOS AIRES. Hari Rabu (25/11) lalu, legenda sepak bola dunia Diego Maradona meninggal dunia karena penyakit jantung. Belakangan terungkap bahwa Maradona punya keinginan unik mengenai cara pemakaman dirinya.

Salah satu permintaan terakhir Maradona ini diungkap oleh Martin Arevalo, jurnalis yang dekat dengan mantan kapten timnas Argentina tersebut.

Arevalo mengatakan bahwa Maradona ingin ketika meninggal nanti, jasadnya diawetkan dan dipamerkan di depan umum.

"Saat muncul ide untuk membuat patung dirinya, dia berkata: 'Tidak, saya ingin mereka membalsem (mengawetkan) saya'," ungkap Arevalo kepada TyC sports, seperti dikutip Reuters.

Arevalo yang memang dikenal dekat dengan Maradona mengonfirmasi keinginan pesepakbola tersebut. Menambahkan bahwa Maradona ingin tetap bersama orang-orang selamanya.

Baca Juga: Mengingat kembali 5 momen ikonik Maradona, gol tangan Tuhan hingga menampar jurnalis

Pembalseman tokoh Argentina juga pernah terjadi. Saat ini jasad Presiden Juan Peron dan istrinya Eva Peron juga masih terawetkan.

Bukan hanya Arevalo, orang lain yang juga mengetahui ide Maradona tersebut adalah pengacaranya sendiri, Matias Morla. Morla bahwa meminta Maradona untuk meresmikan permintaannya dengan notaris, dan telah dilakukan pada 13 Oktober lalu.

Di sisi lain, pihak keluarga akan menguburkan Maradona bersama orang tuanya di sebuah pemakaman di pinggiran Buenos Aires. 

Kamis (26/11) malam, puluhan ribu orang berkumpul untuk mengucapkan salam terakhir pada peti mati Maradona di istana presiden. Reuters melaporkan sempat ada kekacauan dan bentrokan dengan polisi.

Selanjutnya: Napoli akan mengganti nama stadionnya untuk menghormati mendiang Maradona




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×