kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Samsung segera luncurkan generasi baru Galaxy S II


Kamis, 28 April 2011 / 13:29 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo meninjau lahan yang akan dijadikan 'Food Estate' atau lumbung pangan baru di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020). Pemerintah menyiapkan lumbung pangan nasional untuk mengantisipasi krisis pangan dunia. ANTARA FOTO/Hafidz


Reporter: Dyah Megasari, Reuters |

SEOUL. Samsung Electronics Co, pembuat handset nomor dua terbesar di dunia, meluncurkan versi baru smartphone andalannya Galaxy S Mei mendatang. Melalui produk baru ini, Samsung menargetkan penjualan global lebih dari 10 juta tahun ini.

Debut Galaxy S II datang setelah belum lama ini Samsung bersengketa dengan Apple Inc atas dugaan pelanggaran hak paten teknologi. Apple menuduh Samsung menyalin desain smartphone hingga berhasil merebut pangsa pasar.

Kepala divisi mobile, JK Shin mengatakan, perusahaan asal Korea Selatan itu juga menargetkan kenaikan sebanyak lima kali lipat pada penjualan Galaxy Tab.

Galaxy S II rencananya akan menggunakan prosesor Samsung sendiri dengan aplikasi dual-core. Secara fisik, Galaxy S II ini akan lebih ramping dan memiliki layar lebih besar dari generasi sebelumnya yang telah terjual sebanyak 14 juta unit.

Di Korea Selatan, Galaxy S telah terjual sekitar 2 juta handset tahun lalu, seperlima dari total penjualan di dunia. Produk baru yang berbasis pada sistem operasi Google Android ini, akan dijual di Korea Selatan melalui operator SK Telecom, KT Corp dan LG Uplus.

Saham Samsung turun 1,5% pada 0150 GMT, tertinggal dari indeks saham yang tengah naik 0,5%.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×