kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   0,00   0,00%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Satu meledak, empat PLTN berstatus darurat


Sabtu, 12 Maret 2011 / 17:36 WIB
ILUSTRASI. Warga beraktivitas menggunakan masker di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (1/3/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membentuk Tim Tanggap COVID-19 guna mengantispasi penyebaran virus korona di Jakarta pasca telah diterbitkannya Instruksi Gubern


Reporter: Edy Can, | Editor: Edy Can

TOKYO. Satu reaktor nuklir Jepang telah meledak sementara empat lainnya berstatus gawat darurat. Pemerintah Jepang telah mengevakuasi warga yang tinggal di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) tersebut.

Satu PLTN yang telah meledak adalah milik Tokyo Eletric Power Co. di Fukushima. Reaktor nuklir di kawasan Daiichi ini meledak dan menebar zat radioaktif yang kadarnya 1.000 kali kadar normal.

Empat PLTN itu diantaranya satu berada di Daini Unit. Ini merupakan PLTN pertama dalam sejarah Jepang. Sedangkan tiga lainnya berdekatan dengan kawasan Fukushima Daini.

Badan Energi Atom International (IAEA) mengatakan, sistem pendinginan reaktor nuklir itu tidak bekerja dengan baik karena mesin generator diesel terendam air akibat gelombang tsunami yang terjadi kemarin (11/3). Para pekerja PLTN telah berusaha mendinginkan reaktor tersebut namun tampaknya belum menunjukkan tanda-tanda berhasil.

Asal tahu saja, Jepang mempunyai 54 reaktor nuklir. Sebanyak 10 diantaranya telah dipadamkan akibat gempa yang menguncang Jepang kemarin.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×