kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.939   104,00   0,58%
  • IDX 6.299   -76,31   -1,20%
  • KOMPAS100 819   -14,09   -1,69%
  • LQ45 623   -9,92   -1,57%
  • ISSI 219   -2,18   -0,99%
  • IDX30 345   -5,37   -1,53%
  • IDXHIDIV20 429   -4,96   -1,14%
  • IDX80 93   -1,50   -1,58%
  • IDXV30 117   -1,48   -1,24%
  • IDXQ30 111   -1,66   -1,48%

Saudi Keluarkan Peringatan Bahaya di Mekkah, Tabuk, Jeddah, dan Yanbu


Kamis, 24 September 2026 / 17:54 WIB
Saudi Keluarkan Peringatan Bahaya di Mekkah, Tabuk, Jeddah, dan Yanbu
ILUSTRASI. Bendera Arab Saudi (KONTAN/Fenie Chintya)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - RIYADH. Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi pada Kamis (24/9/2026), mengeluarkan peringatan mengenai potensi bahaya di kota suci Mekkah, wilayah barat laut Tabuk, wilayah pesisir Laut Merah di Jeddah dan Yanbu, serta wilayah selatan Taif.

Peringatan tersebut merupakan yang pertama dikeluarkan oleh otoritas Saudi pada hari ini.

Peringatan potensi bahaya ini menyusul ketegangan dengan kelompok Houthi di Yaman.

Sejak serangan Houthi ke Arab Saudi, Badan Pertahanan Sipil Saudi sudah beberapa kali mengeluarkan peringatan potensi bahaya di beberapa kota.

Baca Juga: Dolar AS Bertahan di Level Tertinggi 2 Bulan Kamis (24/9), Tunggu Sinyal The Fed

Belum lama ini kelompok Houthi Yaman menyatakan telah menyerang lokasi-lokasi sensitif di ibu kota Saudi, Riyadh, pada Sabtu (19/9/2026), menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone).

Pernyataan Houthi ini disampaikan beberapa jam setelah kobaran api dan kepulan asap besar terlihat di dekat bandara utama kota Riyadh.

Arab Saudi sempat mengeluarkan peringatan pada malam hari mengenai potensi bahaya di sekitar Riyadh, di tengah eskalasi serangan oleh Houthi di wilayah kerajaan tersebut.

Kelompok Houthi menguasai wilayah terpadat di Yaman serta sebagian besar wilayah utara negara tersebut. Sejak menyatakan blokade laut terhadap Arab Saudi pada Juli, kelompok tersebut telah melancarkan serangkaian serangan ke arah Saudi, termasuk menargetkan kapal-kapal Saudi di Laut Merah.

Dalam perkembangan terbaru, Houthi juga mengklaim telah menguasai seluruh pesisir Laut Merah Yaman sejak pekan lalu melalui serangan cepat.

Kelompok tersebut menuding Angkatan Udara Arab Saudi telah melakukan ratusan serangan udara dalam beberapa hari terakhir.

Peningkatan serangan ini menambah ketegangan di kawasan Teluk dan memperluas dampak konflik Yaman terhadap keamanan Arab Saudi, khususnya di sekitar ibu kota dan jalur pelayaran di Laut Merah.

Baca Juga: Stok BBM Singapura Turun 6,9%, Ekspor Bensin ke Indonesia Capai 231.000 Ton


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×