Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - RIYADH. Departemen Pertahanan Sipil Arab Saudi mencabut status siaga untuk sejumlah kota pada hari Selasa (15/9/2026).
Hal tersebut dilakukan setelah sebelumnya pemerintah mengeluarkan peringatan bahaya potensial di enam kota, termasuk Yanbu, kota pelabuhan minyak utama Arab Saudi di Laut Merah, tempat jutaan barel minyak dimuat setiap harinya.
Selain Yanbu, Departemen Pertahanan Sipil Arab Saudi juga menyatakan bahwa bahaya telah berlalu untuk kota Jeddah, Abha, Jazan, AlUla, dan Taif.
Baca Juga: Won Korea dan Dolar Taiwan Melemah di Tengah Pergerakan Terbatas Mata Uang Asia
Sebelumnya, wilayah-wilayah tersebut menerima peringatan darurat di tengah meningkatnya serangan yang dilakukan oleh kelompok Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran.
Kelompok Houthi telah meningkatkan serangan terhadap kota-kota dan infrastruktur energi Saudi sembari bergerak maju di sepanjang pesisir Laut Merah Yaman menuju Selat Bab el-Mandeb, sebuah jalur pelayaran vital.














