Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Sea Limited tengah mengkaji peluang mencatatkan saham Monee, yang bergerak di bisnis layanan keuangan. Selain itu, perusahaan konglomerasi teknologi asal Singapura tersebut juga akan meluncurkan perusahaan berbasis akal imitasi (AI).
Reuters melaporkan, mengutip memo internal yang dikirim ke karyawan pada Selasa (20/10/2026), Sea yakin langkah melantai di bursa akan memberi sumber daya serta ruang lebih besar bagi Monee untuk berkembang.
Dalam memo tersebut, Forrest Li, pendiri Sea, meyakini aksi initial public offering (IPO) saham Monee di bursa akan membuat unit bisnis tersebut berkembang lebih jauh dan lebih cepat dibandingkan saat ini.
Monee beroperasi di Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Taiwan, dan Brasil. Perusahaan ini menawarkan layanan dompet digital, pemrosesan pembayaran, kredit, serta layanan perbankan.
Baca Juga: OpenAI Kejar Pendanaan US$30 Miliar, Valuasi Ditargetkan Tembus US$1,4 Triliun
Memo tersebut juga menyebutkan, grup teknologi ini akan meluncurkan platform perusahaan yang mengedepankan akal imitasi, atawa AI-first, dengan nama Sea Cloud.
Dalam memo yang dikirimkan tepat pada peringatan sembilan tahun melantainya perusahaan tersebut di bursa saham New York, Li mengungkapkan, pendapatan kuartalan grup telah tumbuh lebih dari 80 kali lipat selama periode tersebut, mencapai angka $7,8 miliar.
Sea tidak segera menanggapi permintaan komentar.














