kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Sekjen PBB serukan gencatan senjata di Jalur Gaza


Kamis, 10 Juli 2014 / 23:29 WIB
ILUSTRASI. BPOM membeberkan hasil pengecekan laboratorium obat sirup Praxion yang diduga menjadi penyebab kasus baru gagal ginjal akut


Sumber: AFP,Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

NEW YORK. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Kamis (10/7), menyerukan gencatan senjata antara Israel dan Jalur Gaza serta meminta dunia internasional bertindak untuk menghentikan kekerasan di Gaza.

"Saat ini jauh lebih penting untuk mencari kesamaan demi terciptanya perdamaian dan gencatan senjata," kata Ban Ki-moon dalam sidang darurat Dewan Keamanan PBB.

Ban menambahkan, Hamas dan Jihad Islam sudah menembakkan lebih dari 550 roket dan mortir dari Jalur Gaza ke wilayah Israel dalam beberapa hari terakhir. Sementara itu, Israel sudah melakukan lebih dari 500 serangan udara terhadap Gaza.

Akibatnya, 88 warga Palestina, sebagian besar adalah warga sipil, dikabarkan tewas dan 339 orang lainnya terluka. Selain itu, 150 rumah warga hancur atau rusak dan sekitar 900 orang kehilangan tempat tinggal.

Lebih lanjut, Ban menegaskan bahwa semua pihak, termasuk milisi bersenjata Palestina, harus menghormati hukum internasional.

"Sekali lagi rakyat sipil yang harus membayar mahal dari konflik yang terus berlanjut. Keprihatinan terbesar saya adalah keselamatan dan keamanan warga sipil di mana pun mereka berada," tambah Ban kepada DK PBB.

"Israel memiliki hak untuk khawatir atas keamanan wilayahnya. Namun, saya juga prihatin karena banyak warga Palestina tewas dan terluka akibat serangan Israel," tambah Ban.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×