kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%

Semakin parah, banjir Thailand diprediksi terjadi hingga sebulan mendatang


Rabu, 26 Oktober 2011 / 16:05 WIB
Semakin parah, banjir Thailand diprediksi terjadi hingga sebulan mendatang
ILUSTRASI. Salah satu cara membuat wajah glowing adalah menggunakan kunyit.


Reporter: Dyah Megasari, BBC |

BANGKOK. Banjir yang melanda Thailand beberapa pekan terakhir semakin meluas. Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra mulai turun tangan. Ia memperingatkan warganya untuk melakukan antisipasi karena banjir mengancam seluruh wilayah Bangkok. Bencana alam itu pun diprediksi masih akan terjadi hingga sebulan ke depan.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh televisi, Yingluck mengatakan pelindung banjir sudah tak bisa menjamin keselamatan Bangkok hingga 100%. Ibu kota negeri Gajah Putih ini menurut Yingluck bisa terancam banjir setinggi 1,5 meter jika sejumlah penghalang banjir di kota itu rusak.

"Setelah melihat situasi yang terjadi, kami memperkirakan banjir akan melanda Bangkok sekitar dua minggu hingga satu bulan ke depan sebelum akhirnya banjir turun ke laut," tutur Yingluck, Rabu (26/10).

Ia melanjutkan, di Bangkok situasinya memang tidak separah di wilayah lain. "Kita tidak akan menghadapi air setinggi dua hingga tiga meter dan terus tergenang hingga tiga bulan seperti yang kita lihat di provinsi lain," ujarnya Yingluck.

Sebelumnya bandara Don Muang di Bangkok sudah ditutup seiring meluasnya wilayah utara yang terserang banjir. Warga di sejumlah wilayah di kota itu juga telah diimbau untuk bersiap meninggalkan kediaman mereka.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×