kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Seorang tewas dan 8 terluka akibat badai Saola


Kamis, 02 Agustus 2012 / 12:00 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi di KCU Bank Mandiri ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/23/06/2021.


Reporter: Erindia Deviana, Bloomberg | Editor: Edy Can

TAIPEH. Seorang orang warga tewas dan delapan lainnya terluka akibat badai Saola yang menerjang Taiwan sejak kemarin. Badan Kebakaran Nasional Taiwan menuturkan, satu orang tewas karena terjebak tanah longsor di wilayah pusat Chiayi.

Delapan orang terluka akibat jatuh dari sepeda motor. Seorang polisi setempat juga dilaporkan meninggal dalam peristiwa itu karena terkena serangan jantung.

Hujan deras dan angin kencang yang menerpa wilayah itu menyebabkan pemerintah Taiwan menghentikan layanan kereta api dan membatalkan sebagian besar penerbangan domestik dan beberapa layanan internasional. Badai juga menyebabkan bursa saham ditutup. Badai ini juga menyebabkan pemerintah Taiwan menutup perkantoran dan sekolahnya hari ini.

Meski demikian, perusahaan-perusahaan besar di negara tersebut tetap beroperasi. Tiga eksportir utama Taiwan seperti TSMC, Nanya Tech, dan AU Optronics mengatakan, tidak ada fasilitas mereka yang terpengaruh dan tetap berjalan normal.

Ahli meteorologi mengungkapkan, badai Saola yang kini masuk ke kategori 2 pada skala 5 diperkirakan melemah menjadi kategori 1 dalam waktu 12 jam saat melintasi Taiwan menuju wilayah tenggara China. Badan meteorolgi China sendiri telah mengeluarkan peringatan badai yang terjadi hari ini untuk provinsi-provinsi selatan dan Timur Fujian dan Jiangsu.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×