Serangan jamur hitam pasca Covid-19 di India telah tewaskan 4.300 orang

Jumat, 23 Juli 2021 | 05:24 WIB Sumber: BBC
Serangan jamur hitam pasca Covid-19 di India telah tewaskan 4.300 orang

ILUSTRASI. Lebih dari 4.300 orang telah meninggal karena "jamur hitam" yang mematikan di India dalam epidemi Covid-19. REUTERS/Danish Siddiqui


KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Lebih dari 4.300 orang telah meninggal karena "jamur hitam" yang mematikan di India dalam epidemi Covid-19.

Melansir BBC yang mengutip pernyataan Menteri Kesehatan India Mansukh Mandaviya, India telah melaporkan 45.374 kasus infeksi langka dan berbahaya yang disebut mucormycosis.

Jamur ini mempengaruhi hidung, mata dan kadang-kadang otak, dan biasanya menyerang 12-18 hari setelah proses pemulihan Covid-19.

Hampir setengah dari mereka yang terinfeksi masih menerima perawatan.

Dokter mengatakan jamur memiliki hubungan dengan steroid yang digunakan untuk mengobati Covid, dan penderita diabetes berada pada risiko tertentu.

Baca Juga: Dalam 2 bulan terakhir, India mencatat lebih dari 45.000 kasus jamur hitam

Steroid mengurangi peradangan di paru-paru untuk Covid-19 dan tampaknya membantu menghentikan beberapa kerusakan yang dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bekerja berlebihan untuk melawan virus corona.

Tetapi mereka juga mengurangi kekebalan dan meningkatkan kadar gula darah baik pada penderita diabetes maupun pasien non-diabetes Covid-19.

Diperkirakan bahwa penurunan kekebalan ini dapat memicu kasus mucormycosis pada penderita diabetes atau individu dengan gangguan kekebalan yang parah, seperti pasien kanker atau orang dengan HIV/Aids.

Baca Juga: Para dokter di India sedang berupaya keras memerangi infeksi jamur yang mematikan

Menurut dokter, suntikan antijamur adalah satu-satunya obat yang efektif melawan penyakit ini.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru