kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.719   -99,00   -0,56%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Setelah Batubara, Uni Eropa Siap Embargo Minyak Rusia


Senin, 11 April 2022 / 19:45 WIB
ILUSTRASI. Petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi bangunan yang hancur akibat penembakan, di tengah invasi Rusia ke Ukraina di Borodyanka, Ukraina, 7 April 2022. Uni Eropa sedang menyusun proposal untuk embargo minyak mentah Rusia. REUTERS/Marko Djurica.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - LUKSEMBURG. Uni Eropa sedang menyusun proposal untuk embargo minyak mentah asal Rusia, menteri luar negeri Irlandia, Lithuania, dan Belanda mengatakan pada Senin (11/4).

"Mereka (Uni Eropa) sekarang bekerja untuk memastikan minyak adalah bagian dari paket sanksi berikutnya," kata Menteri Luar Negeri Irlandia Simon Coveney, seperti dikutip Reuters.

"Uni Eropa menghabiskan ratusan juta euro untuk mengimpor minyak dari Rusia, yang tentu saja berkontribusi untuk membiayai perang (di Ukraina). Kita perlu memotong pembiayaan itu, semakin cepat itu bisa terjadi, semakin baik," tegasnya Coveney.

Baca Juga: Mata Uang Rusia Rubel Turun Tajam pada Perdagangan Awal Pekan Ini

Menteri luar negeri Belanda dan Lithuania juga mengatakan, mereka terbuka untuk mencari cara menargetkan minyak Rusia, yang merupakan seperempat dari impor minyak Uni Eropa.

Langkah tersebut sebagai cara untuk menekan Rusia agar menghentikan penembakan di kota-kota Ukraina.

"Kami sedang melihat semua (sanksi), termasuk energi," kata Menteri Luar Negeri Belanda Wopke Hoekstra, sebuah posisi yang Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell gemakan, yang mengatakan, embargo minyak harus terjadi "cepat atau lambat".

Didorong oleh apa yang Ukraina katakan sebagai pembunuhan warga sipil oleh pasukan Rusia sejak invasi 24 Februari, Uni Eropa pekan lalu menyetujui sanksi putaran kelima terhadap Rusia yang mencakup penghentian impor batubara.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×