kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.055   -22,00   -0,12%
  • IDX 5.715   -124,74   -2,14%
  • KOMPAS100 757   -14,98   -1,94%
  • LQ45 571   -10,37   -1,78%
  • ISSI 200   -3,51   -1,73%
  • IDX30 323   -5,74   -1,75%
  • IDXHIDIV20 399   -7,98   -1,96%
  • IDX80 86   -1,52   -1,74%
  • IDXV30 108   -3,22   -2,90%
  • IDXQ30 104   -1,73   -1,63%

Setelah iPad, lalu iMac Touch?


Selasa, 24 Agustus 2010 / 09:16 WIB


Reporter: Femi Adi Soempeno |

Saat sejumlah negara masih menanti kedatangan iPad, termasuk Indonesia, Apple Inc. sudah memulai inovasi anyarnya lagi, yaitu iMac Touch. Hal ini tercuat dari situs Patently Apple, yang dirilis Senin (23/8) kemarin.

Bayangkan memiliki iMac sebagai desktop, dan dalam hitungan menit bisa berubah menjadi iPad 'raksasa'. Apple berencana membongkar misteri bagaimana OSX akhirnya bisa berjejerean menggelinding dengan iOS di Mac.

Welcome to iMac Touch!

Sejumlah aplikasi yang ada di Apple cocok bekerja untuk piranti yang berbasis sentuh (touch) maupun konvensional dengan mouse maupun keyboard. Itu sebabnya, kemungkinan sejumlah piranti akan lahir berbasiskan sentuh sekaligus konvensional.

Nah, di iMac Touch ini, saat iMac berada pada posisi tegak sewajarnya layaknya iMac, keyboard maupun mouse tetap akan digunakan dan digelindingkan dengan sistem operasi OS X. Nah, bila ingin menjadikannya seperti iPad yang berbasis sentuh, maka layar iMac harus dimiringkan sehingga mudah untuk disentuh seperti iPad. Di posisi ini, maka sistem operasi yang berjalan adalah iOS. Terang saja, perubahan sistem operasi ini otomatis.








TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×