kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Soal Mers, WHO tak larangan pergi ke Korsel


Selasa, 09 Juni 2015 / 22:48 WIB
ILUSTRASI. BMKG meramalkan cuaca besok pada Rabu (27/12) di Jawa Timur akan cerah berawan hingga hujan petir


Sumber: BBC | Editor: Yudho Winarto

HONG KONG. Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, menegaskan tidak perlu adanya pembatasan perjalanan dan perdagangan dengan Korea Selatan terkait wabah MERS yang tengah melanda.

Hal tersebut diumumkan setelah pemerintah Hong Kong menganjurkan agar warganya tidak melakukan perjalanan yang tidak penting ke Korea Selatan.

Sejauh ini tujuh orang meninggal di Korea Selatan karena terjangkit virus Middle East Respiratory Syndrome, MERS, yang berasal dari Arab Saudi.

Pemerintah Seoul menyatakan 95 orang sudah terinfeksi MERS sejak seorang pengusaha 'membawa' virus itu dari Arab Saudi bulan lalu.

Presiden Park Geun-hye meminta agar warga tidak bertindak berlebihan karena wabah tersebut.

"Orang mungkin khawatir namun saya harap mereka tidak bertindak berlebihan dan bekerja sama untuk menjamin kegiatan ekonomi tidak melemah," tuturnya dalam sidang kabinet, Selasa (9/6).

Walau WHO tidak menganjurkan larangan bepergian ke Korea Selatan, sejumlah rencana perjalanan ke negara itu sudah dibatalkan.

Dewan Industri Perjalanan Hong Kong, seperti dikutip kantor berita Reuters, membatalkan semua perjalanan ke Korea Selatan hingga tanggal 30 Juni, dengan jumlah mencapai 10.000 hingga 20.000 wisatawan.




TERBARU

[X]
×