kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,67   6,06   0.79%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Sudah hilang setengah abad, kapal selam Prancis ditemukan di Laut Tengah


Minggu, 28 Juli 2019 / 07:03 WIB
Sudah hilang setengah abad, kapal selam Prancis ditemukan di Laut Tengah

Sumber: DW.com | Editor: Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - DW. Angkatan laut Prancis mengumumkan pada hari Senin (22/07) bahwa pihaknya telah menemukan lokasi bangkai kapal selam yang hilang pada tahun 1968 ini, menyuarakan harapan akan misteri 50 tahun bagaimana kapal selam itu menghilang, akhirnya dapat terpecahkan.

"Ini sebuah kesuksesan, melegakan, dan sebuah prestasi tentunya,” tulis Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly dalam cuitan Twitter-nya.

Minerve, demikian nama kapal selam tersebut, diketahui terakhir menyelam dari lepas pantai selatan Perancis pada tanggal 17 Januari 1968, membawa 52 awak kapal.

Baca Juga: S-400, Rudal Super Canggih Produksi Rusia yang Buat Turki Berpaling dari AS

Berbagai upaya selama bertahun-tahun untuk menemukan kapal selam tersebut tidak membuahkan hasil. Sejumlah kemungkinan penyebab tenggelamnya Minerve juga telah dikemukakan, termasuk kegagalan sistem pasokan oksigen, masalah kemudi, hingga serangan torpedo atau tabrakan dengan kapal lain.

Pada tahun 1960-an, sejumlah kapal selam besar menghilang di lautan. Di tahun 1963, 129 orang tewas ketika kapal selam USS Thresher tenggelam. Lima tahun kemudian 99 orang meninggal di dalam kapal selam lainnya, USS Scorpion.

Di tahun yang sama pula, kapal selam Soviet, K-129, hilang di perairan Pasifik Utara, meskipun akhirnya berhasil ditemukan pada operasi US sekitar tahun 1970-an. INS Dakar, kapal selam milik Israel, juga tenggelam di tahun 1968 dan tidak ditemukan sampai tahun 1999 di lepas pantai Kepulauan Kreta, Yunani.

Baca Juga: China siap perang, ini asal muasal konflik AS dan China di Selat Taiwan

Kapal swasta menemukan Minerve

Tapi tahun lalu, Parly mengumumkan upaya baru dalam usaha pencarian Minerve, menggunakan teknologi terbaru serta kapal milik angkatan laut, setelah sejumlah kerabat korban menuntut untuk menemukan jasad anggota keluarganya.

Tim memetakan wilayah pasang surut serta arus Laut Tengah pada waktu menghilangnya Minerve, serta data seismik yang mengindikasikan kapal telah meledak. Namun, pada akhirnya, perusahaan swasta AS, Ocean Infinity, menemukan Minerve sekitar 45 kilometer dari Toulon, kota di selatan Prancis, pada kedalaman sekitar 2.370 meter.

Baca Juga: Belum berdamai di perang dagang, kini AS-China panas di Selat Taiwan

Kapal milik Ocean Infinity, Seabed Constructor, didatangkan untuk membantu pencarian pada Selasa pekan lalu, ungkap salah seorang petinggi Ocean Infinity kepada awak media. Sebelumnya, Seabed Constructor jugalah yang berhasil menemukan kapal selam Argentina yang hilang, San Juan, pada tahun 2018, satu tahun setelah kapal tersebut tenggelam.




[X]
×