kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   40.000   1,41%
  • USD/IDR 17.163   -11,00   -0,06%
  • IDX 7.559   -34,73   -0,46%
  • KOMPAS100 1.040   -10,36   -0,99%
  • LQ45 744   -12,17   -1,61%
  • ISSI 273   -1,59   -0,58%
  • IDX30 401   -0,83   -0,21%
  • IDXHIDIV20 487   -2,68   -0,55%
  • IDX80 116   -1,41   -1,20%
  • IDXV30 139   0,63   0,45%
  • IDXQ30 128   -0,94   -0,72%

Survei Reuters: Tak sampai separo orang AS yang ingin Trump lengser


Jumat, 20 Desember 2019 / 07:27 WIB
ILUSTRASI. Aksi dukungan atas pemakzulan dan pencopotan Presiden AS Donald Trump di Capitol Hill, Washington, 18 Desember 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Kurang dari separo penduduk negeri uak Sam yang ingin Presiden Donald Trump dicopot dari jabatannya, menyusul pemakzulannya oleh DPR Amerika Serikat (AS).

Hasil jajak pendapat Reuters/Ipsos yang rilis Kamis (19/12) menunjukkan fakta itu, sekaligus menghadirkan tantangan bagi Partai Demokrat yang berusaha "mengusir" Trump dari Gedung Putih

Ketika ditanya tentang tuduhan impeachment, survei memperlihatkan, 53% responden setuju Trump menyalahgunakan jabatannya dan 51% setuju dia menghalangi Kongres.

Baca Juga: Satu-satunya harapan Trump saat ini ada pada pemimpin Senat McConnell

Tapi, hanya sekitar 42% responden, kebanyakan dari mereka pemilih Demokrat, mengatakan, Kongres harus menjatuhkan sanksi utama dan menurunkan Trump dari jabatannya, karena Senat memiliki kekuatan untuk melakukannya.

Lalu, sebanyak 17% responden menyatakan, Kongres hanya harus menegur secara resmi Trump, dan 29% lainnya ingin tuduhan pemakzulan disetop. Sementara sisanya tidak memiliki pendapat.

Trump, Presiden ketiga yang dimakzulkan dalam sejarah AS, akan menghadapi persidangan impeachment awal tahun depan di Senat. Partai Republik yang mengendalikan majelis ini sebagian besar mendukung Trump dalam seluruh proses di DPR. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×