kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Taiwan Bakal Taat Aturan Baru di AS Tentang Pembatasan Ekspor Chip


Minggu, 09 Oktober 2022 / 22:40 WIB


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Taiwan menanggapi pengumuman Amerika Serikat (AS) ihwal kontrol ekspor terhadap China. Adapun, Kementerian Ekonomi Taiwan menegaskan perusahaan di negara tersebut tunduk terhadap hukum yang berlaku.

Dikutip dari Reuters (8/10), industri semikonduktor di Taiwan menilai bahwa mematuhi hukum merupakan hal yang sangat penting. Hal tersebut menandakan Taiwan akan mematuhi kontrol ekspor baru AS yang disinyalir bertujuan untuk melumpuhkan industri chip di China.

"Industri semikonduktor Taiwan telah lama melayani pelanggan global dan sangat mementingkan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku," kata Kementerian Ekonomi Taiwan, Sabtu (9/10).

Selain mematuhi hukum dan peraturan domestik, Taiwan juga akan bekerja sama mengenai kebutuhan pelanggan internasional terkait dengan peraturan di negara mereka.

Baca Juga: Korea Utara Tembakkan Dua Rudal Balistik dalam Peluncuran Ketujuh Baru-baru Ini

"Industri semikonduktor Taiwan merupakan pemimpin teknologi dan akan terus mempertahankan keunggulan dalam persaingan untuk pasar internasional," tambah Kementerian Ekonomi.

Taiwan menjadi produsen chip utama dan rumah bagi Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC) sebagai salah satu pembuat chip terbesar di dunia dan pemasok utama sejumlah perusahaan termasuk Apple.

Aturan pembatasan ekspor chip ke China yang dikeluarkan oleh pemerintahan Joe Biden termasuk langkah dalam memperlambat perkembangan teknologi di China.

Langkah ini juga sangat memperluas jangkauan Washington dalam upayanya memperlambat teknologi dan militer Beijing.




TERBARU

[X]
×