kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Taiwan: Pemerintah yang paling bodoh dapat terjebak dalam api perang


Jumat, 21 Agustus 2020 / 09:36 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pesawat jet tempur Taiwan. REUTERS/Ann Wang


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Dalam sebuah video, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan bahwa China seharusnya tidak meremehkan dan menganggap enteng tekad Taiwan untuk mempertahankan diri. Disebutkan pula, ancaman militer China hanya akan membuat rakyat Taiwan menjadi lebih teguh.

Reuters memberitakan, China telah meningkatkan aktivitas militernya di sekitar pulau demokrasi yang diklaim Beijing sebagai wilayah berdaulat China, dengan mengirim jet tempur dan kapal perang untuk latihan di dekat Taiwan, termasuk pekan lalu ketika menteri kesehatan AS berada di Taipei.

Kementerian pertahanan Taiwan, dalam sebuah pernyataan Kamis malam mengatakan pihaknya mengungkapkan sikap tegasnya tentang tindakan tekanan militer Tentara Pembebasan Rakyat Komunis China baru-baru ini.

Baca Juga: Taiwan resmi perketat aturan investasi asing dari China daratan

Taiwan tidak akan memprovokasi, tetapi juga tidak akan menunjukkan kelemahan, tambahnya.

“Sama sekali jangan anggap enteng tekad kami untuk membela Taiwan,” kata kementerian itu seperti dikutip Reuters.

“Negara yang paling arogan dapat dengan mudah memprovokasi perang, dan pemerintah yang paling bodoh dapat terjebak dalam api perang,” lanjutnya.

Baca Juga: Vietnam berang: Kehadiran jet tempur pembom China membahayakan perdamaian!

Dia menambahkan, provokasi dan ancaman China hanya akan semakin mempersatukan rakyat Taiwan dan mengakui esensi militerisme Komunis China.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×