kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Iran Protes Pembatasan Mobilitas di Piala Dunia, AS Tetap Pertahankan Aturan


Minggu, 21 Juni 2026 / 22:05 WIB
Diperbarui Minggu, 21 Juni 2026 / 22:07 WIB
Iran Protes Pembatasan Mobilitas di Piala Dunia, AS Tetap Pertahankan Aturan
ILUSTRASI. Timnas Iran merasa tertindas dengan pembatasan perjalanan di Piala Dunia AS. Gedung Putih klaim demi keamanan, namun evaluasi terus dilakukan. (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - HOUSTON. Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan akan terus mengevaluasi pengaturan perjalanan tim nasional Iran selama gelaran Piala Dunia, meskipun hingga saat ini skema yang telah ditetapkan masih tetap berlaku.

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Gugus Tugas Piala Dunia Gedung Putih, Andrew Giuliani, kepada Reuters, Sabtu (20/6/2026).

Tim nasional Iran sebelumnya menyatakan ketidakpuasannya terhadap sejumlah pembatasan yang diberlakukan selama turnamen. Berdasarkan aturan yang diterapkan, skuad Iran hanya diperbolehkan melakukan perjalanan ke lokasi pertandingan dalam waktu 24 jam sebelum laga dan harus segera kembali ke pusat latihan mereka di Tijuana, Meksiko, setelah pertandingan berakhir.

Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, bahkan menyebut timnya sebagai "tim yang paling tertindas di seluruh Piala Dunia" akibat aturan tersebut.

Baca Juga: Trump Ancam Serang Iran Lagi Jika Hezbollah Memicu Kekerasan di Lebanon

Meski demikian, Giuliani menegaskan bahwa situasi masih dapat berubah dan akan terus dievaluasi menjelang pertandingan ketiga Iran melawan Mesir di Seattle pada Jumat mendatang, setelah laga menghadapi Belgia di Los Angeles pada Minggu.

"Situasinya dinamis. Saat ini kami memiliki rencana yang sudah berjalan. Besok sore (setelah pertandingan melawan Belgia) mereka akan kembali ke Tijuana dengan penerbangan selama 27 menit," ujar Giuliani dalam wawancara eksklusif di Houston.

"Kami akan melihat bagaimana pelaksanaannya pada pertandingan kedua, kemudian akan ada diskusi sehari setelahnya mengenai seperti apa pengaturan untuk pertandingan ketiga di Seattle," tambahnya.

Perpindahan Basis Latihan Dinilai Mengurangi Waktu Tempuh

Giuliani membela kebijakan yang diterapkan terhadap Iran. Menurutnya, perubahan lokasi pusat latihan dari Tucson, Arizona, ke Tijuana, Meksiko, justru memberikan keuntungan karena mengurangi waktu perjalanan tim.

"Perpindahan dari Tucson ke Tijuana saya kira merupakan langkah yang baik bagi semua pihak yang terlibat. Ini jelas mengurangi waktu perjalanan mereka ke Los Angeles," katanya.

"Durasi penerbangan mereka menjadi satu jam lebih singkat dibandingkan jika berangkat dari Tucson. Kami juga puas dengan bagaimana pelaksanaan pertandingan pertama di Los Angeles." ujarnya.

Baca Juga: Gelombang Panas Pertama 2026 Terjang Spanyol, Suhu Madrid Capai 40°C

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pemain dan staf pelatih Iran telah menerima visa untuk masuk ke Amerika Serikat. Namun, beberapa ofisial tim tidak memperoleh visa karena alasan keamanan.

"Saya hanya ingin menegaskan bahwa semua pemain telah menerima visa. Semua pelatih juga telah menerima visa. Memang ada beberapa ofisial tim yang tidak mendapatkan visa karena kami menemukan informasi yang merugikan terkait mereka. Inilah keseimbangan yang kami maksud dalam kebijakan ini."

Prioritaskan Keamanan Amerika Serikat dan Pengunjung Internasional

Menurut Giuliani, tujuan utama pemerintah AS adalah memastikan keamanan selama penyelenggaraan Piala Dunia, baik bagi warga negara Amerika maupun para pengunjung internasional yang datang untuk menyaksikan turnamen.

"Kami ingin memastikan turnamen sepak bola yang luar biasa ini berjalan dengan baik, di mana semua orang merasa diterima dan dapat menikmati Piala Dunia. Pada saat yang sama, kami juga harus memastikan bahwa kami tidak hanya melindungi warga Amerika, tetapi juga seluruh pengunjung internasional yang datang ke sini." ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ditemukan ancaman keamanan yang kredibel terhadap penyelenggaraan turnamen. Meski demikian, aparat keamanan dan komunitas intelijen tetap meningkatkan kewaspadaan.

"Yang bisa saya sampaikan adalah komunitas intelijen kami telah meningkatkan upaya pengawasan secara signifikan sejak awal tahun ini. Kami melakukan koordinasi dan diskusi setiap jam mengenai hal ini. Namun hingga saat ini belum ada ancaman yang kredibel." terangnya.

Baca Juga: Trump Sebut Keir Starmer Akan Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris

Piala Dunia Berjalan Sesuai Rencana

Giuliani juga mengaku puas dengan pelaksanaan 10 hari pertama turnamen yang menurutnya berjalan lancar sesuai rencana.

"Semuanya berjalan sesuai rencana. Sangat menyenangkan melihat kualitas permainan yang ditampilkan di lapangan, dan itulah yang menjadi pembahasan utama sejauh ini," ujarnya.

Ia menilai penyelenggaraan Piala Dunia menjadi momen penting bagi Amerika Serikat yang tengah merayakan 250 tahun berdirinya negara tersebut.

"Saya pikir ini merupakan perayaan luar biasa bagi Amerika Serikat dalam momentum ulang tahun ke-250 kami, dan Piala Dunia menjadi sorotan utama yang sangat istimewa," katanya.

Iran Pertimbangkan Ajukan Keluhan ke FIFA

Kontroversi mengenai pengaturan perjalanan tim Iran berpotensi menjadi salah satu isu yang menyita perhatian selama turnamen berlangsung. Federasi sepak bola Iran disebut tengah mempertimbangkan langkah untuk mengajukan keluhan resmi kepada FIFA terkait pembatasan yang mereka nilai tidak adil.

Meski demikian, otoritas Amerika Serikat menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diterapkan bertujuan menjaga keamanan dan kelancaran penyelenggaraan salah satu ajang olahraga terbesar di dunia tersebut.


Apa dampak bagi saya, jika saya...

Video Terkait



TERBARU

[X]
×