Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - BEIJING. Kondisi bisnis manufaktur di China masih berada di level ekspansi pada Juli, didorong naiknya produksi, pesanan baru, dan lapangan kerja. Kendati begitu, angka indeks mengalami penurunan.
Purchasing Manager’s Index (PMI) sektor manufaktur China periode Juli, yang dihimpun RatingDog bekerja sama dengan S&P Global, berada di level 50,9. Dengan demikian, PMI sudah delapan bulan berturut-turut berada di level ekspansi.
Pencapaian tersebut juga merupakan salah satu yang terpanjang dalam lima tahun. Sebelum ini, PMI China juga pernah berada di level ekspansif berturut-turut dalam delapan bulan, yakni di November 2023 hingga Juni 2024.
Kendati begitu, nilai tersebut lebih rendah ketimbang realisasi PMI manufaktur di Juni, yang mencapai 51,7. PMI di Juli juga merupakan level terendah dalam empat bulan.
RatingDog masih melihat sejumlah indikator positif. Volume pesanan baru yang diterima oleh produsen China meningkat 14 bulan berturut-turut hingga Juli. “Ini rangkaian kenaikan terpanjang sejak 2018, meski laju pertumbuhannya melambat,” papar Yao Yu, Founder RatingDog, dalam keterangan resmi, Senin (3/8/2026).
Baca Juga: Eksodus Pengungsi Maroko ke Spanyol Tewaskan 72 Orang, Apa yang Terjadi di Ceuta?
Peningkatan pesanan baru mencerminkan permintaan pasar yang lebih kuat, peningkatan pesanan internasional, saluran bisnis baru, dan peningkatan kualitas produk. Laju pertumbuhan melambat sejak Juni, meskipun terjadi peningkatan pertama dalam bisnis ekspor baru dalam tiga bulan.
Produksi manufaktur China terus meningkat pada bulan Juli, memperpanjang periode ekspansi saat ini menjadi delapan bulan.
Peningkatan output didorong oleh peningkatan pesanan, permintaan pasar yang lebih kuat, pertumbuhan ekspor, peningkatan kapasitas, dan produk baru. Laju pertumbuhan melambat ke level terendah empat bulan, tetapi ini mengikuti kuartal peningkatan terkuat sejak kuartal kedua tahun 2024.
Untuk mendukung peningkatan beban kerja, produsen meningkatkan jumlah tenaga kerja. Peningkatan tenaga kerja telah terjadi selama dua bulan berturut-turut.
Selain itu, realisasi tingkat penciptaan lapangan kerja merupakan yang terkuat sejak Agustus 2023. Peningkatan jumlah tenaga kerja didorong oleh peningkatan pesanan, peningkatan produksi, dan pekerja sementara.
Tingkat pekerjaan yang belum selesai mencatatkan kenaikan enam bulan berturut-turut. Tapi, kenaikan terjadi dengan laju paling lambat selama periode ini. Setelah meningkat sepanjang kuartal kedua, persediaan barang jadi sedikit menurun pada Juli.
Baca Juga: Produksi Melesat, PMI Manufaktur Thailand Capai Level Tertinggi di 2026 Berjalan
Meskipun pesanan baru dan tumpukan pesanan meningkat pada Juli, para produsen memesan lebih sedikit input untuk pertama kalinya sejak November 2025. Ini mencerminkan penumpukan lebih lanjut dari input yang telah dipesan sebelumnya dengan stok pembelian yang meningkat untuk bulan kedelapan berturut-turut, terpanjang sejak 2006-2007.
Waktu pengiriman pemasok memanjang untuk bulan kelima berturut-turut. Tetapi tingkat keterlambatannya sekali lagi hanya marginal,” cetus Yao.
Harga output manufaktur China secara umum tidak berubah pada Juli. Sebelumnya, harga output manufaktur sempat meningkat selama enam bulan berturut-turut, kenaikan beruntun terpanjang sejak 2021.
Perusahaan manufaktur mampu menjaga harga tetap konstan karena tekanan biaya yang semakin berkurang. Tingkat inflasi harga input melambat untuk bulan ketiga berturut-turut ke level terlemah sejak Januari.
Produsen barang China tetap optimistis melihat prospek output 12 bulan ke depan. Kekuatan sentimen secara keseluruhan meningkat sejak Juni.
Baca Juga: Indeks Manufaktur ASEAN Mencetak Level Tertinggi dalam Lima Bulan Terakhir
Output yang diharapkan lebih tinggi dikaitkan oleh perusahaan dengan permintaan pasar yang lebih kuat, pengembangan produk baru, perluasan kapasitas produksi, dan peningkatan efisiensi.
"Sentimen bisnis terkait prospek 12 bulan sedikit membaik dibandingkan Juni, didukung ekspektasi permintaan pasar yang lebih kuat, pengembangan produk baru, dan peningkatan kapasitas produksi,” imbuh Yao.
Secara keseluruhan, sektor manufaktur China terus berkembang di Juli, meskipun dengan laju yang lebih lambat. “Namun, penurunan aktivitas pembelian dan akumulasi stok input yang berkelanjutan perlu mendapat perhatian. PMI manufaktur diperkirakan akan tetap berada di wilayah ekspansi dalam jangka pendek, meskipun laju pertumbuhan mungkin menjadi lebih moderat," papar Yao.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
