CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Tangani bencana, Jepang akan gunakan anggaran cadangan


Jumat, 11 Maret 2011 / 22:05 WIB
ILUSTRASI. Kapal KM Meratus Jayapura dengan panjang 205 meter dan bobot 24.053 Ton membawa consumer goods dari Jakarta dan membongkar muatan sebanyak 71 TEUs di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal.


Reporter: Edy Can, | Editor: Edy Can

TOKYO. Pemerintah Jepang mempertimbangkan mengeluarkan anggaran tambahan untuk penanganan bencana gempa dan tsunami yang menghancurkan sebagian kota di tepi pantai utara. Seorang pejabat di Kementerian Keuangan mengungkapkan, pemerintah Jepang akan menggunakan dana cadangan (discretionary funds) sebesar US$ 12 miliar.

Sumber itu mengatakan, pemerintah saat ini sedang mengevaluasi dampak gempa dan tsunami tersebut. Sebelumnya, Bank of Japan (BoJ) atau bank sentral Jepang juga berniat mengucurkan dana untuk menstabilkan perekonomian pasca gempa dan tsunami tersebut.

Asal tahu saja, gempa berkekuatan 8,9 skala Richter telah membuat sebagian perusahaan besar Jepang berhenti beroperasi. Perusahaan otomotif terbesar di dunia, Toyota Motor Corp. terpaksa menghentikan sebagian pabriknya. Begitu juga dengan sejumlah kilang minyak berhenti beroperasi akibat terendam banjir.




TERBARU

[X]
×