kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Tarif taksi di New York naik 17%


Jumat, 13 Juli 2012 / 15:51 WIB
Tarif taksi di New York naik 17%
ILUSTRASI. Pasien COVID-19 bersiap memasuki bus sekolah untuk menuju Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran di Puskesmas Menteng, Jakarta, Minggu (20/6/2021). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.


Reporter: Menur Asri Kuning, Reuters |

NEW YORK. New York City Taxi and Limousine Commission sepakat menaikkan tarif taksi sebesar 17%. Kamis (12/7), Alan Fromberg, juru bicara komisi menyatakan, tarif anyar tersebut efektif berlaku di September mendatang.

Kenaikan ini akan berdampak pada jarak tempuh dan waktu yang dihabiskan sepanjang perjalanan. Tapi, tarif dasar taksi masih tetap di level US$ 2,5. Fromberg mencontohkan, biaya taksi untuk jarak tempuh dari Manhattan ke Bandara Internasional John F. Kennedy bakal naik dari yang semula US$ 45 menjadi US$ 52.

Penumpang taksi harus membayar 50 sen, naik dari yang semula hanya 40 sen untuk setiap lima mil perjalanan atau untuk setiap menit yang digunakan. "Ketentuan itu berlaku baik saat taksi tersebut berhenti," jelasnya.

Keputusan, disambut gembira oleh para pekerja bisnis transportasi ini. “Kami merasa lega dengan keputusan ini,” aku Bhairavi Desai, direktur eksekutif Aliansi Pekerja Taksi di New York.

Perubahan tarif tersebut telah disetujui dan disahkan oleh komisi dengan hasil suara setuju dan tidak setuju 6:2, dan satu suara abstain.




TERBARU

[X]
×