kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Telah Tiba, Fenomena El Nino Bisa Menghasilkan Cuaca Ekstrem Akhir Tahun Ini


Sabtu, 10 Juni 2023 / 04:47 WIB
ILUSTRASI. Kemungkinan El Nino akan menghasilkan cuaca ekstrem akhir tahun ini, termasuk suhu di atas rata-rata.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

El Nino juga meningkatkan peluang untuk suhu yang lebih hangat dari rata-rata di bagian utara negara itu.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan bulan lalu di jurnal Science, El Nino tahun ini dapat menyebabkan kerugian ekonomi global sebesar US$ 3 triliun karena cuaca ekstrem menghancurkan produksi pertanian, manufaktur, dan mendorong penyebaran penyakit.

Akibatnya, pemerintah sejumlah negara sudah bersiap menghadapi El Nino. Peru, misalnya, telah menyisihkan dana senilai US$ 1,06 miliar untuk mengatasi dampak El Nino dan perubahan iklim. 

Kemudian, Filipina — yang berisiko terkena topan — telah membentuk tim khusus pemerintah untuk menangani dampak yang diperkirakan.

Baca Juga: Ada Fenomena El Nino, Ini 8 Tanaman yang Cocok Ditanam di Musim Kemarau

Melansir AFP, El Nino, yang berarti "Anak Laki-laki Kecil" dalam bahasa Spanyol, adalah fase hangat dari El Nino–Osilasi Selatan.

La Nina, yang berarti "Gadis Kecil", adalah pasangannya yang lebih dingin, di mana suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian timur dan tengah dekat garis khatulistiwa lebih rendah dari biasanya.




TERBARU

[X]
×