kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.835   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.375   97,87   1,56%
  • KOMPAS100 833   11,37   1,38%
  • LQ45 633   7,57   1,21%
  • ISSI 221   4,34   2,00%
  • IDX30 351   3,57   1,03%
  • IDXHIDIV20 434   1,47   0,34%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 119   0,20   0,17%
  • IDXQ30 112   0,55   0,49%

Tembus 8.000 kasus corona, Singapura yang tertinggi di Asia Tenggara


Senin, 20 April 2020 / 14:51 WIB
ILUSTRASI. Para pekerja migran melakukan tindakan social distancing saat mengantre makan siang di asrama Westlite saat penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di Singapura, Jumat (10/4/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Singapura melaporkan 1.426 kasus baru virus corona pada Senin (20/4). Sehingga, total kasus di negeri merlion menjadi 8.014, tertinggi di Asia Tenggara.

Melansir Channelnewsasia.com, Kementerian Kesehatan Singapura dalam konferensi pers, Senin (20/4), mengatakan, "sebagian besar" kasus baru adalah pemegang izin kerja yang tinggal di asrama pekerja asing.

"Kami masih bekerja melalui perincian kasus, dan pembaruan lebih lanjut akan dibagikan melalui siaran pers Kementerian Kesehatan yang akan dikeluarkan malam ini," kata Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Kasus baru melonjak, jumlah positif corona di Singapura salip Malaysia

Sebanyak 18 asrama pekerja asing telah Pemerintah Singapura tetapkan sebagai wilayah isolasi. Soalnya, jumlah kasus virus corona di asrama pekerja migran tersebut terus meningkat.

Hingga Minggu (19/4), kluster asrama S11 Dormitory @Punggol tetap yang terbesar, dengan 1.508 kasus virus corona terkonfirmasi. Kluster terbesar berikutnya adalah Sungei Central Lodge, dengan 521 kasus.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×