kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Tembus 8.000 kasus corona, Singapura yang tertinggi di Asia Tenggara


Senin, 20 April 2020 / 14:51 WIB
ILUSTRASI. Para pekerja migran melakukan tindakan social distancing saat mengantre makan siang di asrama Westlite saat penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di Singapura, Jumat (10/4/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Semua pemegang izin kerja dan pemegang S Pass di sektor konstruksi harus tinggal di asrama atau rumah sampai 4 Mei nanti sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Laporkan 623 infeksi baru, kasus corona di Singapura tembus 5.000

Kementerian Tenaga Kerja serta Otoritas Bangunan dan Konstruksi (BCA) mencatat, peningkatan kasus baru-baru ini dalam jumlah pekerja asing yang terinfeksi virus corona sebagian besar terkonsentrasi di asrama.

Meski memiliki 8.014 kasus, Singapura hanya mencatat 11 kematian. Sementara Indonesia punya kasus tertinggi kedua di Asia Tenggara, dengan 6.757 kasus dan 582 kematian, kemudian Filipina 6.259 kasus dan 409 kematian.




TERBARU

[X]
×