kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Terbelit kasus, laba JPMorgan & Wells Fargo turun


Jumat, 16 Januari 2015 / 12:43 WIB
Sampoerna Agro (SGRO) Bukukan Penjualan Rp 2,54 Triliun di Semester I/2023


Sumber: Bloomberg | Editor: Hendra Gunawan

NEW YORK. Dua bank global, yakni JPMorgan Chase & Co. (JPMorgan) dan Wells Fargo & Co. (Wells Fargo) membukukan penurunan laba bersih di kuartal IV 2014. Penurunan laba ini salah satunya disebabkan beban biaya kasus hukum yang menimpa kedua perbankan elite tersebut.

Laba JPMorgan pada kuartal IV 2014, seperti diwartakan Bloomberg, Kamis (15/1), turun menjadi US$ 4,39 miliar atau setara US$ 1,19 per saham. Jumlah ini lebih rendah 6,63% dari periode yang sama tahun 2013, yang sebesar US$ 5,28 miliar.

Pada periode yang sama, JPMorgan hanya mencetak pendapatan sebesar US$ 24 miliar. Angka ini turun 2% dari perolehan tahun 2013.

Salah satu sumber penurunan pendapatan dari perdagangan obligasi atawa fixed income). Dari bisnis ini, pendapatan JPMorgan turun 23%. Hal ini selain disebabkan oleh minimnya jumlah produk obligasi baru yang muncul.

Namun, dari perdagangan saham, JPMorgan mencetak pertumbuhan pendapatan sebanyak 25% yakni dari bisnis transaksi derivatif dan brokerage. Di sisi lain, biaya-biaya dari persoalan hukum  masih menjadi momok bagi kinerja bank ini. "Biaya litigasi yang tidak terduga, sulit untuk dihapus bukukan. Biaya ini timbul hampir di setiap kuartal," ujar Shannon Stemm, analis Edward Jones & Co.

Hitung saja, pada November 2014, JPMorgan harus merogoh kocek sebesar US$ 1 miliar untuk membayar denda dan ganti rugi kepada nasabah akibat penipuan yang dilakukan oleh Bernard Madoff, lewat skema ponzi.

JPMorgan terbukti bersalah karena dinilai gagal mencegah tindak pidana pencucian uang. JP Morgan juga terbukti tidak melaporkan semua tindakan Madoff yang mencurigakan.

Demikian juga dengan Wells Fargo. Pada kuartal IV 2014, perusahaan ini mencetak pertumbuhan beban sebesar 4,7% menjadi US$ 12,6 miliar. Akibat lonjakan beban ini, laba bersih Wells Fargo hanya tumbuh tipis yakni 1,8% menjadi US$ 5,71 miliar atau setara US$ 1,02 per saham.

Beban litigasi perusahaan  ini yang mencapai US$ 500 juta, lebih tinggi dari perkiraan analis yang memprediksi di kisaran US$ 400 juta. Akibat perlambatan laba perusahaan, harga saham Wells Fargo turun 1,2% menjadi US$ 51,25 per saham. Sedang, harga saham JPMorgan tergelincir hingga 3,5% menjadi US$ 56,81 per saham.




TERBARU

[X]
×