kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Termasuk Sistem Roket Canggih, AS Pasok Senjata Baru ke Ukraina Senilai US$ 400 Juta


Sabtu, 09 Juli 2022 / 13:24 WIB
ILUSTRASI. Seorang prajurit Ukraina berdiri di samping sistem peluncuran roket ganda BM-21 Grad saat serangan Rusia berlanjut, di wilayah Kharkiv, Ukraina, Rabu (20/4/2022). REUTERS/Serhii Nuzhnenko.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden AS Joe Biden menandatangani paket bantuan senjata baru senilai hingga US$ 400 juta untuk Ukraina pada Jumat (8/7), termasuk empat tambahan sistem roket artileri mobilitas tinggi (HIMARS) dan lebih banyak amunisi.

Bantuan baru AS itu untuk mendukung Ukraina saat menghadapi serangan berat artileri Rusia.

Sejak invasi 24 Februari, pasukan Rusia telah menguasai sebagian besar wilayah di sisi selatan Ukraina di atas Krimea, yang dianeksasi Rusia pada 2014. Rusia perlahan-lahan mendorong pasukan Ukraina keluar dari wilayah Donbas.

Seorang pejabat senior pertahanan AS, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan, HIMARS tambahan akan membuat total sistem ini yang Amerika Serikat berikan kepada Ukraina menjadi 12.

Baca Juga: Lawan Taktik Bumi Hangus Rusia, Ukraina Desak Barat Kirim Lebih Banyak Senjata

"Ukraina sekarang telah berhasil menyerang lokasi Rusia di Ukraina, lebih dalam di belakang garis depan dan mengganggu kemampuan Rusia untuk melakukan operasi artileri itu," kata pejabat AS itu kepada Reuters.

AS mulai menyediakan sistem senjata roket presisi ke Ukraina bulan lalu setelah menerima jaminan dari Kyiv bahwa mereka tidak akan menggunakannya untuk mencapai target di dalam wilayah Rusia.

Ukraina belum menggunakan sistem HIMARS untuk menyerang di luar Ukraina, pejabat AS itu menambahkan.

Paket senjata terbaru juga mencakup amunisi untuk sistem artileri howitzer, yang tersedia untuk militer AS tetapi belum Washington berikan ke Kyiv.




TERBARU

[X]
×