kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Tersandung dugaan korupsi, Sekjen FIFA dipecat


Rabu, 13 Januari 2016 / 18:03 WIB


Sumber: BBC | Editor: Yudho Winarto

SKANDAL korupsi di tubuh FIFA semakin menyeret nama-nama petinggi organisasi sepak bola dunia itu. Kini giliran Jerome Valcke dipecat dari posisinya selaku sekretaris jenderal FIFA, menyusul keputusan pejabat di Komite Darurat menggelar pertemuan pada 9 Januari lalu.

Pengumuman FIFA yang diterbitkan di situs resmi pada hari Rabu (13/01) menyebutkan kontrak kerja antara FIFA dan Valcke juga telah dibatalkan.

Valcke menjalani penyelidikan kasus korupsi yang membuatnya diminta melepas untuk sementara posisi sekjen pada 17 September 2015.

Pada 7 Januari 2016 ia secara resmi diselidiki oleh Komite Etik FIFA yang dipimpin Hans-Joachim Eckert. FIFA pun telah menunjuk Markus Kattner sebagai pelaksana tugas-tugas sekjen.

Valcke diduga terlibat dalam kasus penyuapan senilai US$ 10 juta atau sekitar Rp 138 miliar, yang diperkirakan diterima oleh pejabat sepak bola untuk kawasan Amerika Utara dan Tengah, Jack Warner, dengan imbalan penunjukan Afrika Selatan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2010.

Pria Prancis berumur 55 tahun ini juga diduga terlibat dalam skema pengambilan keuntungan dari penjualan tiket turnamen Piala Dunia.

Valcke -yang diangkat sebagai sekjen pada 2007- dengan tegas membantah tudingan tersebut.




TERBARU

[X]
×