kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.180   -16,06   -0,26%
  • KOMPAS100 807   -4,47   -0,55%
  • LQ45 612   -2,94   -0,48%
  • ISSI 214   -0,29   -0,14%
  • IDX30 344   -1,69   -0,49%
  • IDXHIDIV20 426   -2,48   -0,58%
  • IDX80 92   -0,50   -0,54%
  • IDXV30 116   -0,58   -0,49%
  • IDXQ30 110   -0,74   -0,67%

Topan Maysak Picu Banjir, Kota Nanning di China Tetapkan Status Siaga Tertinggi


Senin, 06 Juli 2026 / 14:00 WIB
Topan Maysak Picu Banjir, Kota Nanning di China Tetapkan Status Siaga Tertinggi
ILUSTRASI. Topan Maysak di China (via REUTERS/Stringer)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Otoritas China menaikkan status tanggap darurat banjir ke level tertinggi di Kota Nanning, ibu kota Daerah Otonomi Guangxi, setelah hujan ekstrem yang dipicu Topan Maysak menyebabkan sungai dan waduk meluap.

Media pemerintah China, CCTV, pada Senin (6/7/2026) melaporkan pemerintah Nanning menaikkan status respons pengendalian banjir dari Level III menjadi Level I, menyusul curah hujan yang dikategorikan sangat lebat.

Baca Juga: Inggris Singkirkan Meksiko dengan 10 Pemain, Tuchel Puji Mentalitas Tim

Nanning merupakan kota berpenduduk hampir 9 juta jiwa di wilayah barat daya China.

Sementara itu, kantor berita Xinhua melaporkan satu waduk berukuran sedang di wilayah Hengzhou, Nanning, mengalami jebol.

Otoritas setempat telah mengevakuasi warga yang berada di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi.

Topan Maysak pertama kali mencapai daratan di Provinsi Hainan, China selatan, pada Jumat (3/7).

Badai tersebut menjadi siklon tropis pertama yang menghantam daratan China sepanjang tahun ini.

Baca Juga: China Uji Coba Rudal dari Kapal Selam Nuklir di Pasifik, Negara Tetangga Cemas

Selanjutnya, Maysak kembali mendarat di Vietnam pada Minggu (5/7). Vietnam berbatasan langsung dengan wilayah Guangxi sehingga dampak sistem cuaca tersebut masih dirasakan di kawasan China selatan.

Menurut badan meteorologi China, kekuatan Topan Maysak diperkirakan akan terus melemah seiring pergerakannya ke daratan.

Meski demikian, sisa-sisa badai yang berpadu dengan hujan musiman dari arah barat daya diperkirakan masih akan memicu hujan lebat di sejumlah wilayah, termasuk Guangxi, Guizhou, Hunan, dan beberapa provinsi lainnya.

Otoritas setempat terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi bendungan serta sungai untuk mengantisipasi potensi banjir susulan dan tanah longsor.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×