kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Tragedi Kapal Pesiar: Hantavirus Mematikan Renggut Nyawa 3 Orang, WHO Turun Tangan


Senin, 04 Mei 2026 / 05:58 WIB
Tragedi Kapal Pesiar: Hantavirus Mematikan Renggut Nyawa 3 Orang, WHO Turun Tangan
ILUSTRASI. Ilustrasi virus. (GILEAD SCIENCES/via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan satu kasus hantavirus telah dikonfirmasi di antara penumpang sebuah kapal pesiar yang berlayar di Samudra Atlantik, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Minggu (3/5/2026).

Reuters memberitakan, WHO menyebut ada enam orang yang terdampak dalam insiden tersebut. Dari jumlah itu, tiga orang meninggal dunia dan satu orang kini dirawat di unit perawatan intensif (ICU) di Afrika Selatan, menurut pernyataan WHO dalam unggahan di platform X.

WHO tidak menyebutkan nama kapal maupun operatornya. Namun, seorang sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan kapal itu adalah MV Hondius, yang sedang melakukan perjalanan dari Argentina menuju Cape Verde.

“WHO memfasilitasi koordinasi antara negara-negara anggota dan operator kapal untuk evakuasi medis terhadap dua penumpang yang menunjukkan gejala, serta melakukan penilaian penuh terhadap risiko kesehatan masyarakat dan memberikan dukungan kepada penumpang lain yang masih berada di kapal,” kata WHO.

Baca Juga: Harga Minyak Anjlok di Pagi Ini (4/5): Terseret Rencana Operasi Trump di Selat Hormuz

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Belanda mengonfirmasi bahwa dua penumpang asal Belanda telah meninggal dunia, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Sky News melaporkan seorang turis asal Inggris sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Afrika Selatan setelah dugaan wabah hantavirus, dengan mengutip Departemen Kesehatan Afrika Selatan. Media itu juga mengutip pernyataan Kantor Luar Negeri Inggris yang menyebut pihaknya memantau ketat laporan mengenai potensi wabah hantavirus di kapal Hondius dan telah berkomunikasi dengan perusahaan kapal pesiar serta otoritas setempat.

Tonton: Mobil Listrik dan Bahan Bakar Bensin Beda Risiko, Simak Cara Pilih Asuransi Kendaraan

Kantor Luar Negeri Inggris dan Departemen Kesehatan Afrika Selatan belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Reuters.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU

[X]
×