kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45700,06   2,33   0.33%
  • EMAS938.000 -0,85%
  • RD.SAHAM 0.36%
  • RD.CAMPURAN 0.15%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.14%

Trump: cekal saya, UK akan kehilangan US$ 1 miliar


Jumat, 08 Januari 2016 / 13:34 WIB
Trump: cekal saya, UK akan kehilangan US$ 1 miliar

Berita Terkait

Sumber: money.cnn | Editor: Mesti Sinaga

Si gaek Donald Trump tak henti berulah, menebar sensasi dan kontroversi.

Yang terbaru,  bakal calon Presiden AS dari Partai Republik ini mengancam balik akan membatalkan investasi US$ 1 miliar di resort golfnya di Skotlandia, jika United Kingdom (Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia Utara) melarangnya masuk ke negara tersebut.

Sebelumnya,  lebih dari 570.000 warga UK telah menandatangani petisi yang menuntut pemerintah UK melarang Trump berkunjung ke wilayah mereka.

Petisi ini sebagai bentuk protes mereka atas pernyataan Trump yang menyerukan larangan bagi warga muslim masuk ke AS.

Dalam sebuah pernyataan, Trump Organization menyatakan, mereka berencana menanamkan £ 700 juta (sekitar US$ 1,02 miliar) untuk meningkatkan fasilitas resort golf di UK.

Namun, organisasi tersebut menandaskan, “Tindakan  pelarangan kunjungan akan memaksa The Trump Organization segera membatalkan rencana tersebut, bahkan membatalkan semua rencana investasi kami di masa mendatang.”

Pernyataan tersebut juga menyebutkan, pencekalan Trump telah mengirimkan "sebuah pesan buruk bagi seluruh dunia" dan menunjukkan  UK "tidak memiliki perhatian untuk menarik masuknya investasi".

Pemerintah UK  memang bisa melarang orang masuk ke negaranya jika mereka dianggap "tidak kondusif bagi kepentingan publik".

Petisi tersebut akan didebat oleh anggota parlemen 18 Januari 2016, dan mereka memiliki kewenangan untuk mengecualikan Trump.  

Sejauh ini, pemerintah UK memang tidak berkomentar secara langsung soal seruan pencekalan Trump tersebut. Pemerintah  UK hanya menyatakan, mereka ‘memahami kuatnya penolakan masyarakat dan akan terus menentang pernyataan-pernyataan yang berpotensi memecah belah masyarakat, tak peduli siapapun yang membuat pernyataan tersebut’.

Sebagai tambahan informasi, Desember 2015 , Trump kalah di pengadilan tertinggi di negara tersebut dalam sengketa dengan sebuah ladang angin (wind farm) yang berada di dekat area golfnya.





TERBARU
Terpopuler

Close [X]
×