Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – PARK CITY. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memanfaatkan kerusuhan di Prancis untuk menyerang Partai Demokrat dalam upayanya mempertahankan kursi Senat di Kansas yang selama puluhan tahun dikuasai Partai Republik.
Persaingan ketat di negara bagian konservatif tersebut mencerminkan meningkatnya tekanan politik terhadap Partai Republik menjelang pemilihan paruh waktu pada November 2026.
Dalam kampanye yang digelar pada Senin (19/10/2026), Trump hadir untuk mendukung senator petahana dari Partai Republik, Roger Marshall. Kampanye tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Trump ke negara-negara bagian yang selama ini menjadi basis dukungan Partai Republik, tetapi kini menghadapi tantangan akibat kekecewaan pemilih terhadap perang Iran dan kenaikan harga.
"Saya mencintai kalian, Kansas, tetapi saya di sini untuk seorang pria bernama Roger Marshall," kata Trump dalam pidatonya.
Trump memasukkan kerusuhan di Prancis ke dalam materi kampanyenya. Ia memperingatkan bahwa situasi serupa dapat terjadi di Amerika Serikat jika Partai Republik kalah dalam pemilu. Namun, Trump tidak memberikan bukti yang mendukung pernyataannya tersebut.
Baca Juga: Trump Siapkan Bantuan US$ 8 Miliar untuk Petani AS, Redam Kenaikan Biaya Solar
Dalam beberapa hari terakhir, Prancis mengalami salah satu gelombang kerusuhan terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Protes besar-besaran terkait biaya hidup dan kurangnya pendanaan layanan publik berkembang menjadi kerusuhan serta penjarahan.
Sementara itu, Trump sendiri menghadapi kesulitan dalam menekan harga barang dan jasa agar lebih terjangkau bagi masyarakat Amerika Serikat.
Trump Gunakan Isu Imigrasi dan Islam dalam Kampanye
Dalam pidatonya, Trump kembali menggunakan retorika antiimigran dan anti-Muslim, pendekatan yang juga mewarnai tiga kampanye presidennya.
"Kita tidak akan membiarkan hal itu terjadi di negara ini," ujarnya.
"Ketika kalian melihat menara gereja terbakar dan kobaran api yang mengamuk di Prancis, ingatlah bahwa itulah yang ingin dilakukan oleh kaum Demokrat radikal terhadap Amerika." tambahnya.
Trump kerap mengejek Partai Demokrat dengan sebutan "Dumocrats", permainan kata yang digunakan untuk merendahkan lawan politiknya.
Selama bertahun-tahun, kelompok pembela hak asasi telah berulang kali mengkritik retorika Trump yang menyasar dan mengejek imigran serta kelompok etnis minoritas. Organisasi hak-hak sipil menilai pernyataan semacam itu dapat menormalisasi sikap diskriminatif terhadap kelompok-kelompok tersebut.
Persaingan Ketat Kursi Senat Kansas
Kansas merupakan negara bagian konservatif di wilayah Midwest yang dimenangkan Trump dengan selisih 16 poin dalam pemilihan presiden 2024. Negara bagian tersebut belum pernah memilih senator dari Partai Demokrat selama 94 tahun.
Namun, Marshall, yang sedang menjalani masa jabatan pertamanya sebagai senator, kini menghadapi persaingan ketat melawan kandidat Demokrat Adam Hamilton. Hamilton merupakan pendeta dari sebuah gereja Metodis besar dan mengkritik kebijakan tarif Trump serta apa yang disebutnya sebagai kepemimpinan presiden yang tidak menentu.
"Ia ingin kalian bertobat karena terlahir sebagai orang kulit putih," kata Trump mengenai Hamilton.
Dalam kampanye tersebut, Marshall menekankan isu-isu budaya, termasuk upaya menghentikan apa yang disebutnya sebagai "Islam radikal". Ia juga menyebut Hamilton terlalu mengikuti pandangan progresif atau woke untuk Kansas karena mendukung parade kebanggaan komunitas gay. Pernyataan tersebut disambut sorakan penolakan dari para peserta kampanye.
"Kita membutuhkan seseorang yang bisa memilah sapi betina dan sapi jantan," kata Marshall.
Baca Juga: Trump Buka Peluang Pertemuan dengan Xi dan Putin Bulan Depan, Bahas Senjata Nuklir
Pernyataan itu merujuk pada aktivitas peternakan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pedesaan Kansas.
Tim kampanye Hamilton belum segera memberikan tanggapan atas permintaan komentar.
Dalam sebuah video yang dirilis pada Senin, Hamilton menyambut kedatangan Trump ke Kansas dan mengatakan para pendukung presiden tetap memiliki tempat dalam kampanyenya.
Hamilton menyatakan akan bekerja sama dengan Trump ketika kebijakan yang diusulkan memang masuk akal. Namun, ia juga berjanji membela masyarakat Kansas apabila kebijakan pemerintah federal merugikan petani dan rumah sakit di wilayah pedesaan.
Ketatnya persaingan di Kansas mencerminkan tantangan besar yang berpotensi dihadapi Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu pada 3 November 2026. Partai tersebut berupaya mengatasi tekanan politik sekaligus mempertahankan kendali atas Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat AS.
Trump kini menjalani rangkaian kampanye selama 32 hari. Ia kerap mengunjungi wilayah-wilayah yang sebelumnya dimenangkannya dengan selisih suara besar.
Seorang anggota Partai Republik yang memahami strategi pemilu paruh waktu Trump mengatakan, perhatian presiden terhadap wilayah pedesaan didorong oleh hasil survei internal. Survei tersebut menunjukkan dukungan yang mulai melemah dari pemilih pria berusia 55 tahun ke bawah di wilayah pedesaan secara nasional.
Kelompok pemilih tersebut merupakan salah satu basis penting yang membantu Trump memenangkan pemilihan presiden 2024.
Kekhawatiran Ekonomi Membayangi Kampanye Trump
Tekanan ekonomi menjadi persoalan penting bagi Trump menjelang pemilihan paruh waktu. Jajak pendapat terbaru Reuters-Ipsos yang dirilis pada Senin menunjukkan hanya 31% warga Amerika Serikat yang menyetujui kinerja Trump sebagai presiden. Angka tersebut merupakan tingkat persetujuan terendah yang tercatat bagi Trump.
Partai Demokrat membutuhkan tambahan bersih empat kursi di Dewan Perwakilan Rakyat dan empat kursi di Senat untuk membalikkan dominasi tipis Partai Republik.
Saat kampanye berlangsung di Park City, dekat Wichita, sejumlah peserta harus berjalan lebih dari satu mil melintasi Interstate 135 untuk mencapai arena kampanye di kawasan pedesaan.
Di atas mereka, papan harga di sebuah tempat peristirahatan dan pengisian bahan bakar menampilkan harga bensin sebesar US$ 3,98 per galon dan solar US$ 5,78 per galon.
Baca Juga: China Impor 360.878 Ton Kedelai AS pada September 2026
Menurut analis perjalanan dari AAA, harga bensin tersebut sekitar 45% lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata harga di Kansas pada tahun sebelumnya.
Kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi juga terlihat di kalangan pendukung Trump sendiri.
"Karena saya menerima tunjangan disabilitas, saya tidak memiliki banyak uang, tetapi harga tampaknya masih terus naik dan harus turun. Rasanya seperti harus mencari atau berburu makanan," kata Monique Mullen, 59 tahun, seorang pemilih Partai Republik dari Hutchinson, Kansas, yang merawat ayahnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan tekanan biaya hidup yang dirasakan sebagian masyarakat, termasuk pemilih yang selama ini mendukung Trump.
Di dekat arena kampanye, sekelompok kecil demonstran juga menyuarakan penolakan terhadap kebijakan pemerintah. Salah satunya adalah James Nightingale, warga Halstead, Kansas, yang mengaku sebagai pemilih independen sekaligus petani.
"Saya seorang petani dari Kansas dan pemerintahan Trump telah menghancurkan perekonomian pertanian di daerah saya. Tarif yang diterapkannya tidak hanya menghancurkan pasar penjualan biji-bijian kami, sekarang ia juga mendatangkan daging sapi impor dari luar negeri. Apa yang terjadi dengan slogan 'America First'?" ujarnya.
Pernyataan Nightingale menyoroti kekhawatiran sebagian petani terhadap dampak kebijakan tarif dan impor terhadap pasar hasil pertanian domestik.
Baca Juga: Serikat Pekerja Micron di Taiwan Siap Mogok, Perselisihan Bonus Memanas
Pemilih Kansas Tidak Selalu Berpihak pada Partai Republik
Meski dikenal sebagai basis Partai Republik, Kansas memiliki rekam jejak pemilih yang bersedia memberikan dukungan kepada kandidat dari partai lain.
Buktinya, warga Kansas telah memilih Laura Kelly dari Partai Demokrat sebagai gubernur selama dua periode terakhir.
"Saya rasa tidak pernah mudah untuk terpilih di sini," kata Gina Seman, pendukung Trump dari Towanda, Kansas.
Ia menilai sejumlah kandidat Partai Republik pada masa lalu terlalu mengandalkan popularitas mereka dan menganggap dukungan pemilih akan selalu bertahan.














