kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.911   2,00   0,01%
  • IDX 5.974   48,31   0,82%
  • KOMPAS100 775   9,14   1,19%
  • LQ45 597   7,33   1,24%
  • ISSI 207   1,62   0,79%
  • IDX30 332   3,92   1,19%
  • IDXHIDIV20 426   4,50   1,07%
  • IDX80 89   1,06   1,22%
  • IDXV30 117   1,15   0,99%
  • IDXQ30 109   1,02   0,95%

Trump Sebut Eksplorasi Besar-besaran Minyak dan Gas di Greenland Segera Dimulai


Rabu, 14 Oktober 2026 / 12:16 WIB
Trump Sebut Eksplorasi Besar-besaran Minyak dan Gas di Greenland Segera Dimulai
ILUSTRASI. Trump menyebut eksplorasi besar-besaran minyak, gas, dan mineral di Greenland segera dimulai di tengah kepentingan strategis AS di Arktik. (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa eksplorasi minyak, gas, dan mineral dalam skala besar di Greenland akan segera dimulai. Pernyataan ini menyoroti potensi sumber daya alam pulau strategis di kawasan Arktik tersebut di tengah kepentingan geopolitik dan pertahanan AS.

Dalam unggahan di platform Truth Social pada Rabu (14/10/2026), Trump mengatakan bahwa persiapan untuk memulai kegiatan eksplorasi tersebut tengah berlangsung.

Trump tidak merinci rencana eksplorasi maupun lokasi yang akan menjadi sasaran kegiatan tersebut. Namun, ia mengeklaim Greenland memiliki potensi cadangan minyak yang sangat besar dan relatif mudah diakses.

"Ada para ahli yang mengatakan bahwa jumlah minyak yang mudah diperoleh jauh lebih besar dibandingkan dengan hampir semua wilayah daratan lainnya di dunia," tulis Trump.

Baca Juga: Jembatan Baru China-Korea Utara Dibuka, Perdagangan Kedua Negara Berpotensi Meningkat

Pernyataan tersebut muncul setelah Amerika Serikat, Denmark, dan Greenland menandatangani kesepakatan pada September 2026. Kesepakatan itu bertujuan meredakan ketegangan yang meningkat menyusul berulang kali ancaman Trump untuk mengambil alih Greenland, pulau yang memiliki posisi strategis dan kaya akan sumber daya mineral.

Greenland merupakan wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark. Letaknya di kawasan Arktik menjadikan pulau tersebut penting bagi kepentingan keamanan, pertahanan, dan akses terhadap sumber daya alam.

Selain menyinggung potensi sumber daya alam, Trump juga menekankan pentingnya Greenland bagi sistem pertahanan Amerika Serikat.

"Setiap serangan di masa depan terhadap Amerika Serikat harus melewati Greenland, tempat sistem pertahanan kami akan secara rutin menjatuhkan drone, rudal, atau bentuk senjata lainnya yang bahkan belum terpikirkan saat ini," tambah Trump dalam unggahannya.

Baca Juga: 12 Senator AS Desak Trump Batalkan Kesepakatan Diesel dengan Rusia

Kesepakatan AS, Denmark, dan Greenland Perluas Peran Militer

Kesepakatan yang ditandatangani Amerika Serikat, Denmark, dan Greenland pada September 2026 juga memperluas peran militer AS di pulau tersebut.

Kesepakatan itu membuka jalan bagi pembangunan dua pangkalan militer baru Amerika Serikat di Greenland serta mendukung rencana Trump untuk mengembangkan sistem pertahanan rudal yang disebut Golden Dome.

Meski memperluas keterlibatan militer Washington, kesepakatan tersebut tetap menegaskan kedaulatan Denmark atas Greenland serta hak masyarakat Greenland untuk menentukan nasib sendiri.


Video Terkait



TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×