kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Trump: Tembok Meksiko akan segera dibangun


Sabtu, 25 Februari 2017 / 12:46 WIB


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjanji akan memulai membangun tembok di perbatasan Meksiko dalam waktu dekat dan sesuai jadwal.

Dalam acara Conservative Political Action Congress (CPAC), Trump mengatakan akan selalu mengutamakan warga AS dan akan membangun tembok perbatasan yang hebat.

Dia juga berjanji untuk fokus dalam upaya 'mengeluarkan orang jahat keluar dari AS'.

Saat dia berpidato, para pendukungnya meneriakkan yel-yel: "USA, USA, USA!"

"Kita akan membangun tembok. Faktanya, pembangunan akan dimulai dalam waktu dekat. Sesuai jadwal. Pembangunannya sesuai jadwal yang ditetapkan," kata Trump.

Pernyataan Trump ini dirilis sehari setelah Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson dan Menteri Dalam Negeri AS John Kelly menggelar pertemuan dengan koleganya di Mexico City.

Tak ada seorang pun yang menyebut tentang pembangunan tembok pada konferensi pers Kamis lalu setelah mereka menggelar pertemuan tertutup.

Berdasarkan perhitungan Reuters mengutip laporan dari Kementerian Dalam Negeri AS, pembangunan tembok Meksiko bisa menghabiskan dana hingga US$ 21,5 miliar. Angka ini jauh lebih tinggi dari estimasi harga Trump sebesar US$ 12 miliar.

Meski demikian, Trump -yang bersikeras Meksiko harus membayar pembangunan tembok tersebut- membutuhkan persetujuan Kongres dalam pembiayaan pembangunan tembok sebelum membangun konstruksinya.

Sebelumnya, Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto menyatakan bahwa negaranya tidak akan mendanai tembok Trump.

Kemarin, Trump juga menegaskan dirinya tengah berupaya untuk menumpas kelompok Negara Islam (ISIS).

"Teroris asing tidak akan mampu menyerang Amerika jika mereka tidak bisa masuk ke Amerika," katanya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×